25.2 C
Manokwari
Sabtu, Maret 28, 2026
25.2 C
Manokwari
More

    Pj Gubernur Ali Baham Canangkan Penanaman Kembali di Susweni, Panen 3 Bulan ke Depan

    Published on

    MANOKWARI,Linkpapua.com – Pj Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere memulai program penanaman kembali di lahan milik pemerintah di Susweni, Kabupaten Manokwari, Jumat (5/7/2024). Ali Baham mengatakan, di lahan ini akan ditanam beragam komoditi penyumbang inflasi.

    Komoditi itu di antaranya cabai, tomat, bawang merah, kacang panjang serta tanaman pendukung lainnya.

    Menurut Ali Baham, komoditas ini memberi sumbangsih besar pada tingkat inflasi di Papua Barat. Diharapkan dengan program penanaman kembali, pemprov bisa mengendalikan inflasi.

    Baca juga:  Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Turun Langsung Pantau Kehandalan Energi di Sorong

    “Angka inflasi di Papua Barat cukup tinggi, bahan pangan mengalami kenaikan khususnya cabai, tomat, bawang merah. Maka hari ini saya mencanangkan bibit ini agar selanjutnya ditanam dan dikelola bersama,” ujar Ali Bahan saat mencanangkan bibit tomat.

    Ali Baham menekankan bahwa dengan dimulainya berkebun ini diharapkan dapat menarik perhatian pemerintah agar mereka yang memiliki sedikit lahan di pekarangan digunakan untuk menanam tanaman penyumbang inflasi. Dengan begitu angka inflasi di Papua Barat bisa ditekan.

    Baca juga:  RSUP Papua Barat Segera Punya Ruang Khusus Jantung, Stroke dan Kanker

    “Semoga dengan tindakan kita kali ini mendapat perhatian dari petani, masyarakat serta para ASN untuk bisa memulai berkebun demi menekan inflasi,” terang Ali Baham.

    Tiga bulan ke depan setalah masa panen maka hasil ini akan disetor di pedagang pengumpul di pasar agar bisa diperjualbelikan. Selain itu, hasil panen juga akan dibagikan kepada masyarakat sekitar.

    Baca juga:  Rumah Dinas Gubernur Papua Barat Direnovasi, Perabotan Rumah Tangga Hilang

    “Sekarang kita ada program “5 G” yaitu gemar menanam, gemar memanen, gemar menjual, gemar membeli dan gemar memakan,” ujar Ali Baham.

    Dengan metode ini hendaknya dapat menjadi perhatian pemerintah akan pentingnya mengendalikan angka inflasi di Papua Barat. Ditargetkan di tahun 2025 inflasi di Papua Barat dapat dikendalikan. (LP14/red)

    Latest articles

    BGN Hentikan Sementara 1.528 SPPG di Indonesia, Ini Penyebabnya

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional sementara sebanyak 1.528 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Langkah suspensi ini dilakukan...

    More like this

    9 Tim Siap Tampil di Liga 4 Papua Barat, Dibuka 31 Maret oleh Gubernur

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Panitia penyelenggara menggelar Match Coordinator Meeting (MCM) Liga 4 Papua Barat sebagai...

    Pertamina Patra Niaga Perkuat Stok BBM di Teluk Wondama

    TELUK WONDAMA, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga memastikan kapal pengangkut BBM ke Teluk Wondama sudah...

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan, ‎Pemkab Manokwari Resmikan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari Hermus Indou meresmikan pembangunan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri pada...