Pj. Ketua TP PKK Papua Barat Beri Penyuluhan Bagi Orang Tua dan Anak Binaan

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com—Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Papua Barat, Roma Megawanty memberikan, penyuluhan bagi orang tua dan anak binaan bertempat di Rumah Gizi Kasuari.

Dalam kesempatan itu, Roma meminta, para ibu mesti rajin ke posyandu untuk melakukan pemeriksaan jika berada dalam masa kehamilan. Demikian juga, kondisi perkembangan anak mesti diperhatikan dengan baik.

Mengingat, anak-anak kelak menjadi generasi emas bangsa Indonesia. Dia menegaskan, kunci sukses anak harus didasari dukungan penuh orang tua yang bekerja sama tanpa gengsi demi kebaikan anak di masa depan.

Baca juga:  Layanan Makin Lengkap, Berobat Gigi Bisa Menggunakan BPJS Kesehatan

“Orang tua jangan gengsi untuk masa depan anak, ayah dan ibu harus bekerja sama untuk masa depan anak. Anaknya agar berjarak agar pertumbuhan dan pendidikannya berjalan dengan baik, kalau terlalu dekat jaraknya nanti susah rawatnya begitupun pendidikannya nanti,” paparnya.

Roma menekankan, pentingnya peran rumah gizi yang memiliki anak binaan dan ditangani langsung oleh TP PKK Papua Barat.

Pertama, bertujuan untuk mendukung program pemerintah pusat untuk menekan angka Stunting 14 persen secara nasional tahun 2024.

Baca juga:  Sertijab Ketua TP PKK Papua Barat, Juliana Komitmen Lanjutkan Program Prioritas

Kedua, pembinaan dalam program penanganan gizi anak dan stunting adalah merupakan tugas pokok di Pokja IV.

“Kita harap dengan keberadaan rumah gizi ini tidak lagi ditemukan anak-anak kurang gizi dan Stunting. Jarak yang lebih dekat dengan objek yang merupakan peserta dari pembinaan diharapkan mereka menerima kemudahan untuk jauh-jauh kerumah gizi,” ujarnya.

Adapun Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Otto Parorongan meminta kepada orang tua, khususnya bapak selaku kepala rumah tangga agar turut serta mengantarkan anak ke posyandu.

Baca juga:  Pj Ketua TP PKK Papua Barat Dorong Gizi Seimbang lewat Program B2SA Goes to School

Peran aktif bapak itu sangat diharapkan apabila memungkinkan saat sang Ibu berhalangan. Kerja sama dan peran orang tua, ini dimaksudkan demi masa depan dan kesehatan anak menjadi generasi emas 2045.

Dalam kesempatan itu, Otto juga memberikan apresiasi kepada 3 orang bapak yang mengantarkan anaknya ke posyandu bersama isteri.

“Sikap ini patut dijadikan teladan oleh setiap kepala keluarga,” ujarnya. (LP9/Red)

Latest articles

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut sebagai Komisioner KPU Papua Barat periode 2025-2030 ke Polresta Manokwari....

More like this

Dinkes Manokwari: Rumah Gizi Akan Maksimalkan Intervensi Penanganan Stunting

MANOKWARI, Linkpapua.id-Angka prevalensi stunting di Kabupaten Manokwari hingga pertengahan 2026 masih berada di bawah...

Bupati Hermus Lantik Pengurus IDI Manokwari 2025–2028, Tekankan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

MANOKWARI, Linkpapua.id- Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Manokwari periode 2025–2028 yang dipimpin oleh...

Workshop Pelayanan Imunisasi di Fasyankes Swasta Dorong Peningkatan Cakupan dan Kualitas Imunisasi di Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id- Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari bersama Dinas Kesehatan Papua Barat dan UNICEF menggelar Workshop...