Populasi Kasus TBC Papua Barat Capai 6.500, Manokwari Tertinggi

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Populasi kasus TBC di Papua Barat diestimasi mencapai 6.516 kasus. Kabupaten Manokwari menjadi penyumbang tertinggi yakni sebanyak 596 kasus.

Dilaporkan, dari 6.516 kasus di Papua Barat, baru sebanyak 2.067 kasus yang tertangani. Dengan kata lain hanya 30% dari total populasi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Otto Parorrongan mengatakan, setelah Manokwari, ada Kota Sorong dengan total kasus 434 kasus dan Kabupaten Sorong sebanyak 236 kasus.

Dalam rangka memaknai peringatan Hari TBC (HTBS) yang tepat 24 Maret 2022, Otto menyebut, cakupan penemuan kasus TB di Papua Barat masih rendah. Hal ini karena masih banyak kasus TBC yang belum ditangani.

Baca juga:  Rotasi Pejabat Polda Papua Barat: Kasat Polairud Bintuni Diplot jadi Kasat Narkoba Manokwari

“Banyak hal yang menjadi penyebab baik dari masyarakat yang masih belum sepenuhnya memahami pentingnya memeriksakan TBC sedini mungkin,” ucapnya.

Kata dia, kegiatan penyisiran di rumah sakit juga dilaksanakan untuk memastikan semua kasus yang sudah ditemukan diobati. Pemantauan kinerja pelaksanaan program TBC melalui monitoring dan evaluasi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dilaksanakan secara berkala untuk memantau proses dan perkembangan program, serta mengatasi masalah yang teridentifikasi.

Menurut Otto, pemerintah kabupaten/kota memegang peran besar untuk memberikan dukungan politik bagi penanggulangan tuberkulosis di wilayahnya. Selain itu, pemberdayaan masyarakat perlu dilakukan melalui kegiatan menginformasikan, mempengaruhi, dan membantu masyarakat agar berperan aktif dalam rangka mencegah penularan TB.

Baca juga:  Paulus Waterpauw Lantik 10 Pejabat Eselon II, 2 Jabatan Diperpanjang

“Meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap pasien TB,” paparnya.

Perlu diketahui, tuberkulosis atau yang biasa dikenal dengan penyakit TBC adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium Tuberculosis).
Sebagian besar kuman TB menyerang paru, tetapi dapat juga menyerang organ tubuh lainnya seperti tulang dan kelenjar getah bening.

Penularan tuberkulosis terjadi ketika seseorang menghirup udara yang terkontaminasi bakteri tuberkulosis. Bakteri menyebar saat penderita batuk, bersin maupun berbicara dalam bentuk droplet atau percikan liur seseorang.

Sehingga tidak heran jika penularannya relatif cukup mudah dan cepat. Umumnya penularan terjadi dalam ruangan, khususnya ruangan yang gelap dan lembab di mana percikan dahak dapat
bertahan dalam waktu yang lebih lama.

Baca juga:  NasDem Bantah Gagalkan Matret Kokop Maju Pilkada Bintuni: Isu Murahan

Gejala utama pada pasien TBC yaitu batuk berdahak selama 2 minggu atau lebih. Batuk dapat diikuti dengan gejala tambahan yaitu dahak bercampur darah, sesak napas, badan lemas, nafsu makan menurun, berat badan menurun, kurang enak badan, berkeringat malam hari tanpa kegiatan fisik, demam meriang lebih dari satu bulan.

Walaupun TBC mudah menular dan menyebabkan kematian, namun penyakit ini dapat disembuhkan dengan minum obat secara teratur sampai benar-benar dinyatakan sembuh oleh dokter. Penderita TB yang tidak patuh minum obat, akan sulit untuk sembuh, masih dapat menularkan penyakit dan bisa menjadi resisten obat.(LP9/Red)

Latest articles

Yulse dan Debri ‘Duo Uncri’ Bikin Kagum Tamu di Penutupan Pesparani...

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Duo penyanyi Universitas Caritas Indonesia (Uncri), Yulse Nahuwae dan Debri, memukau tamu undangan saat tampil pada penutupan Pesparani Katolik IV...

More like this

Yulse dan Debri ‘Duo Uncri’ Bikin Kagum Tamu di Penutupan Pesparani IV Papua Barat

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Duo penyanyi Universitas Caritas Indonesia (Uncri), Yulse Nahuwae dan Debri,...

Hadapi Pesparani Nasional, LP3KD Sebut Nilai Juara Papua Barat Belum Capai Standar

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – LP3KD Papua Barat menyebut nilai para juara Pesparani Katolik IV...

Prof Roberth Hammar Minta Pemprov Papua Barat Adil Dukung Anggaran Kegiatan Keagamaan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat...