27 C
Manokwari
Kamis, Maret 5, 2026
27 C
Manokwari
More

    Populasi Penganggur Tinggi, Lurah Bintuni Barat Usul Kebangkitan Sektor Perikanan

    Published on

    BINTUNI, Linkpapua.com- Pandemi COVID-19 memukul semua sektor. Tak terkecuali sektor industri dan ketenakerjaan.

    Di Kelurahan Bintuni Barat diperkirakan 2.234 orang kehilangan pekerjaan sejak pandemi melanda Februari 2020. Angka ini menambah populasi penganggur di Teluk Bintuni.

    Hal ini dijelaskan Lurah Bintuni Barat Elkana M Kendiwara, di ruang kerjanya, Sabtu 1 Mei 2021. Ia mengatakan, sesuai data status pekerjaan warga, Kelurahan Bintuni Barat sesuai menduduki peringkat tertinggi dengan populasi 1.648 orang. Di antaranya wiraswasta 959 orang, aparatur pejabat negara 688 orang, sektor pertanian dan peternakan 94 orang.

    Baca juga:  Ketua PPP Papua Barat Ingatkan Kader Bekerja Sama Cegah Kecurangan Pemilu

    “Terdapat pula nelayan dengan populasi 58 orang, tenaga pengajar 54 orang, tenaga kesehatan 52 orang, pensiunan 35 orang, serta agama dan kepercayaan 18 orang,” jelasnya.

    “Sedangkan yang tidak memiliki pekerjaan (belum/tidak bekerja) sebanyak 2.234 orang,” jelas pria yang biasa dipanggil dengan panggilan Mozzad ini.

    Baca juga:  Ikuti Zoom Meeting Pusjar SKMP LAN, Wabup Bintuni Minta ASN Tingkatkan Kapasitas

    Dia menuturkan, walaupun tingkat pengganguran di wilayah pemerintahannya lumayan tinggi, Pemerintah Kelurahan Bintuni Barat berupaya untuk mengurangi angka pengangguran dengan berbagai alternatif.

    Dikatakan Mozzad, untuk menjawab peliknya masalah pengangguran dibutuhkan dukungan dari pihak-pihak lain dalam ini OPD terkait. Salah satunya
    mendorong bangkitnya kelompok tani dan kelompok budidaya ikan kolam.

    Baca juga:  Ketua Pengadilan Tinggi PB Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor PN di Teluk Bintuni

    Sektoer ini menurut Mozzad cukup menjanjikan. Karena masyarakat terlibat secara langsung. Namun harus ada pendampingan mulai dari pembibitan sampai proses produksi.

    “Masyarakat Teluk Bintuni sampai saat ini sangat ketergantungan dengan APBD, oleh sebab itu saya sangat berharap agar Kami sama-sama mencari solusi untuk lebih produktif. Kita bisa menghilangkan ketergantungan pada APBD dengan membangkitkan sektor pertanian dan perikanan,” pungkasnya. (LP5/red)

    Latest articles

    Remaja di Manokwari Tewas Dipukul Balok OTK, Polisi Buru Pelaku

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Seorang remaja berinisial FR (18) di Manokwari, Papua Barat, tewas setelah dipukul menggunakan balok oleh orang tak dikenal (OTK). Polisi kini...

    More like this

    Wabup Teluk Bintuni Awali Safari Ramadan di Tomu, Serahkan Bantuan Rp10 Juta

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni, Joko Lingara, memulai rangkaian Safari...

    BP Dukung Listrik Darurat di TMB dan Saengga, Genset Cadangan Dimanfaatkan PLN

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – bp Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan PT PLN...

    Wabup Teluk Bintuni Antar 4 Kepala Distrik ke Tempat Tugas, Pesan: Jangan Hari Ini Antar, Besok Hilang

    TELUK BINTUNI, linkapapua.id- Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, mengantar 4 kepala distrik di...