Sepanjang 2022, Nihil Kasus Babi Mati Akibat ASF di Manokwari

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Dinas Peternakan dan Pertanian Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mencatat kasus African Swine Fever (ASF) di Manokwari tembus pada angka 1.550 babi dan semua mati sejak awal penyebarannya. Namun, sejak Agustus 2021 sudah nihil atau tidak ada lagi kasus.

Walaupun sudah nihil kasus, Dinas Peternakan dan Pertanian Manokwari tetap melakukan langkah antisipasi. Beberapa waktu lalu telah dikirim sejumlah sampel untuk dilakukan penelitian lebih lanjut.

Baca juga:  Bupati Bintuni Buka Asistensi Renja Perubahan 2025, Tekankan Perencanaan Adaptif dan Tepat Sasaran

Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan dan Pertanian Manokwari, Nixon Karubaba, mengatakan sejak Agustus 2021 lalu sampai saat ini tidak ada lagi babi yang mati karena ASF.

“Minggu lalu kita sudah kirim 30 sampel darah babi dan kirim ke Makassar (Sulawesi Selatan) dan sekarang tinggal menunggu hasil. 7 April 2021 dinas bikin surat melarang lalu lintas ternak babi. Agustus lakukan pemeriksaan masih kena sampai sekarang tidak ada babi yang mati,” bebernya kepada wartawan, Kamis (7/7/2022).

Baca juga:  Hermus Sambut Kedatangan Fajar Fathur Rahman, Penggawa Timnas Peraih Medali Emas SEA Games

Dia mengungkapkan, meski sudah dilarang, tetapi ada sejumlah oknum yang masih juga melakukan pengiriman ternak babi. Padahal, kata dia, babi yang sudah terkena virus ASF 100 persen akan mati.

Baca juga:  Telan Biaya Rp 12 Miliar, GKI Lahai Roi akan Jadi Ikon Wisata Religi di Tanah Papua

“Kita punya babi sangat dinantikan pasar Nabire. Hingga saat ini tidak ada pengiriman ternak babi tapi ada yang nakal,” katanya.

Dia berharap kepada masyarakat yang akan melakukan pemotongan babi dan dipasarkan ke masyarakat bisa dilakukan di rumah potong hewan (RPH) sehingga daging yang akan dipasarkan benar-benar dari ternak yang sehat. (LP9/Red)

Latest articles

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Barat Perkuat Kepedulian Sosial kepada...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Papua Barat melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Pada Kamis (25/6/2026).Hadir...

More like this

Rp400 Juta Dikembalikan, Perkara Piutang ASN Pemkab Bintuni-Ketua KPU Berakhir Damai

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Perkara utang piutang antara seorang ASN Pemkab Teluk Bintuni, Papua...

Polisi Selidiki Kebakaran Dapur SPPG di Ransiki Mansel Tewaskan 1 Karyawan

MANSEL, LinkPapua.id – Polisi menyelidiki penyebab kebakaran dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di...

Kronologi Dapur SPPG di Ransiki Mansel Terbakar Tewaskan 1 Karyawan

MANSEL, LinkPapua.id – Kebakaran melanda dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Ransiki, Kabupaten...