Tahun Ajaran 2023/2024, Pemkab Manokwari Salurkan Bantuan Jutaan Rupiah untuk Siswa Kurang Mampu

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com—Pemerintah Kabupaten Manokwari menggelontorkan anggaran jutaan rupiah, untuk membantu siswa-siswi kurang mampu dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dukungan pendidikan itu salurkan dalam bentuk uang pendaftaran yang diberikan langsung ke sekolah-sekolah. Pihak sekolah berkewajiban memfervikasi para murid yang tergolong kurang mampu dan benar-benar berhak mendapatkan bantuan tersebut.

”Tahun ini juga adanya bantuan pendidikan untuk yang masuk SD sebesar Rp1.000.000 dan masuk SMP Rp1.250.000. Untuk teknis penerimaannya dinas pendidikan yang lebih mengetahui,” kata Kepala BAPPEDA Manokwari Muhammad Irwanto, Kamis (15/6/2023).

Baca juga:  Tinjau Pasar Wosi, Hermus: Ini Tulang Punggung Ekonomi Manokwari

Irwanto mengungkapkan hal tersebut saat menjawab pertanyaan DPRD soal bantuan pendidikan khusus bagi orang asli Papua (OAP) dalam rapat dengar pendapat bersama DPRD. Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua Norman Tambunan dan dihadiri sejumlah anggota.

“Tahun ini juga masih adanya bantuan untuk siswa baru yang tidak mampu berupa 4 set seragam sekolah,” ungkap Irwanto.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manokwari Marthinus Dowansiba mengakui, bantuan tersebut hanya disosialisasikan ke pihak sekolah. Dirinya membenarkan, data-data siswa yang masuk dalam kategori berhak mendapatkan bantuan itu berasal dari sekolah.

Baca juga:  Rustam Efendi Resmi Dilantik Jadi Kepala Disdukcapil Manokwari

“Dengan kategori siswa yang orang tuanya tidak bekerja, petani, nelayan, buruh atau yang memiliki pendapatan di bawah satu juta rupiah,” jelas Dowansiba.

Di masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), bukan saja soal penumpukkan murid di sekolah tertentu yang menjadi masalah. Menurut Norman Tambunan, masalah lainnya adalah uang pendaftaran yang dipatok pihak sekolah.

“Banyak masyarakat yang minta bantu untuk bayar biaya masuk sekolah. Sebenarnya ada atau tidak subsidi dari pemda untuk siswa mendaftar sekolah kususnya bagi kita punya OAP,” ujarnya.

Baca juga:  Disparpora Manokwari Gelar Lomba Melukis, Diikuti Perwakilan 15 Karang Taruna

Norman Tambunan menegaskan, bantuan pendidikan dari pemda, harus diatur secara baik terutama soal kriteria siswa yang berhak mendapatkan. Juga  mekanisme memperoleh bantuan itu mesti disosialisasikan ke masyarakat.

“Jumlah biaya masuk atau pendaftaran yang disampaikan ini berbeda-beda di setiap sekolah. Alasannya, uang pendaftaran itu untuk membayar gaji guru honor, untuk bayar uang pembangunan dan beberapa alasan lainnya,” tutupnya. (LP3/Red)

Latest articles

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Barat Perkuat Kepedulian Sosial kepada...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Papua Barat melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Pada Kamis (25/6/2026).Hadir...

More like this

Implementasikan Perda Pendidikan Gratis, Pemkab Manokwari Larang Sekolah Negeri Pungut Biaya

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari menegaskan seluruh sekolah negeri di wilayahnya dilarang memungut biaya apa...

DPRK Manokwari Terima Kunjungan Komisi III DPRD Kota Manado, Bahas Infrastruktur

MANOKWARI, Linkpapua.id– DPRK Manokwari Rabu (24/6/2026)menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD Kota Manado dalam...

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Manokwari Gelar Bimtek Tata Cara Pemusnahan Arsip

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Manokwari menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Cara Pemusnahan Arsip...