25.2 C
Manokwari
Sabtu, Maret 28, 2026
25.2 C
Manokwari
More

    Tanggapi Aksi di BPKAD Teluk Bintuni, Kasihiw: Demo Saja, Saya Tetap Jalan

    Published on

    BINTUNI, Linkpapuabarat.com -Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw merespons datar aksi unjuk rasa di kantor BPKAD, Senin kemarin. Kasihiw menilai, aksi itu tak perlu ditanggapi karena tidak ada mekanisme yang dilanggar dalam proses pergantian tersebut.

    Ah itu tidak perlu dikomentari. Mereka harus pahami aturan kepegawaian, sudah menjadi kewenangan kepala daerah, kalo sudah ditandatangani gak perlu dikomentari,” ketus Kasihiw, Selasa (30/3/2021) usai menghadiri pelepasan siswa P2TIM di GSG.

    Baca juga:  Kapolda Papua Barat Soroti APBD Teluk Bintuni: Nanti Tim Penyidik Masuk

    Seperti diketahui unjuk rasa ini sebagai protes atas pergantian bendahara di kantor BPKAD Teluk Bintuni. Unjuk rasa melibatkan sejumlah kelompok masyarakat yang tidak setuju dengan mutasi itu.

    Kasihiw menjelaskan pergeseran dan pergantian Bendahara di OPD adalah hal lumrah. Ini salah satu promosi jabatan seorang ASN. Sehingga ada penyegaran untuk naik ke jenjang jabatan yang lebih tinggi.

    “Ada pergeseran, ada sebagian kan sudah lama berdinas di bagian keuangan ngapain lama lama di situ. Kita geser ke struktural, masa dia mau pensiun di keuangan, itu bukan jabatan selamanya di situ” tandasnya.

    Baca juga:  Agar Tak Bebani APBD, Samsat Teluk Bintuni Minta Pemkab Hapus Pajak Randis Lama

    Mantan Kepala Bappeda Teluk Bintuni ini juga mengatakan, pergeseran jabatan ini juga bisa saja diberlakukan kepada bendahara baru jika dianggap tidak mampu mengemban jabatan tersebut.

    Meskipun surat keputusan yang telah dikeluarkan didemo oleh sejumlah masyarakat, namun Kasihiw memastikan akan tetap memberlakukan SK yang telah ditandatangani. Namun seiring waktu berjalan akan ada evaluasi lagi, jika ada pejabat yang ditunjuk merasa keberatan dan tidak mampu.

    Baca juga:  Momentum HUT Bhayangkara, Polres Teluk Bintuni Ingin Makin Dekat Masyarakat

    “Namanya sudah ditandatangani ya tetap kita jalan. Tidak bisa diubah, nanti kita evaluasi kemudian, mungkin ada yang tidak bersedia, ada yang keberatan karena lain lain ya baru kita ganti,” tutup Kasihiw.

    Latest articles

    BGN Hentikan Sementara 1.528 SPPG di Indonesia, Ini Penyebabnya

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional sementara sebanyak 1.528 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Langkah suspensi ini dilakukan...

    More like this

    Wabup Teluk Bintuni Salat Id di Tomu, Open House Bareng Warga

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara merayakan Lebaran Idulfitri...

    Gunakan Dana Otsus, Bupati Teluk Bintuni Lepas 156 Warga OAP Mudik Gratis

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy melepas 156 warga orang asli...

    Rusak Fasilias Kantor DPMK Teluk Bintuni, Salah Satu Oknum Pegawai Dilaporkan ke Polisi

    TELUK BINTUNI,Linkpapua.id-Pengrusakan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat,...