UMP Papua Barat 2026 Masih Dibahas, Apindo Siap Perjuangkan Upah Layak

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Papua Barat untuk tahun 2026 masih belum rampung atau molor hingga pertengahan Desember 2025. Ketua DPP Apindo Papua Barat, Sroyer Elisa, menegaskan organisasinya siap memperjuangkan upah yang layak bagi tenaga kerja.

“Saya sudah berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan yang jelas kami akan memperjuangkan upah yang layak bagi tenaga kerja sehingga tidak merugikan mereka,” ujar Elisa kepada wartawan di Mansinam Beach, Manokwari, Jumat (12/12/2025).

Baca juga:  Hasil Undian Piala AFF U-23 2023, Timnas Indonesia Satu Grup Malaysia

Apindo Papua Barat berencana mengusulkan kenaikan UMP untuk tahun 2026 mendatang. Besaran usulan kenaikan UMP tersebut saat ini masih dibahas lebih lanjut di internal organisasi.

“Ya, memang kita berusaha usul untuk naik di tahun 2026, namun juga tetap dikondisikan dengan kemampuan dari keuangan daerah,” katanya.

Pembahasan UMP Papua Barat ini semestinya sudah ditetapkan dan diumumkan paling lambat pada 21 November setiap tahunnya. UMP yang ditetapkan kemudian berlaku efektif mulai 1 Januari tahun berikutnya.

Baca juga:  Tolak Relokasi ke Huntara, Korban Kebakaran Borobudur Ngadu ke Dewan

Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat, Mohamad Lakotani, menyebut proses penetapan upah saat ini masih berlangsung di internal pemerintah. Dia menekankan penetapan UMP harus mempertimbangkan indeks kemahalan harga di daerah.

“Penetapan UMP saat ini prosesnya sedang berlangsung dan kami menunggu laporan dari Pak Asisten II (Meskias Werinussa) kepada Gubernur Papua Barat (Dominggus Mandacan),” ujarnya di Kantor Gubernur, Jumat (12/12).

Baca juga:  28 Pemain Timnas Indonesia Dipanggil Lawan Arab Saudi-Irak, 8 Langganan Dicoret

Lakotani menekankan penetapan UMP harus mempertimbangkan indeks kemahalan harga. Dia menilai formula perhitungan harus tepat agar tidak memberatkan perusahaan sekaligus tidak merugikan pekerja.

Untuk diketahui, UMP Papua Barat tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp3.615.000. Ketua Apindo Sroyer Elisa menyatakan pihaknya mengikuti perkembangan pembahasan di tingkat pusat terkait usulan UMP. (LP14/red)

Latest articles

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Kebakaran di Jayapura

0
JAYAPURA, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga gerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat Dok 08 Jayapura yang tempat tinggalnya terbakar pada Kamis 7 Mei yang lalu.Area...

More like this

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Kebakaran di Jayapura

JAYAPURA, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga gerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat Dok 08 Jayapura...

Kasus Kekerasan Senior-Junior di SMA Taruna Kasuari Nusantara Manokwari Berakhir Damai

MANOKWARI, LinkPapua.id– Kasus kekerasan fisik antara siswa senior dan junior di SMA Taruna Kasuari...

Gubernur Papua Barat: Jalan Rusak di Prafi Manokwari Diupayakan Diperbaiki 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan akan mengupayakan perbaikan infrastruktur jalan...