15 Tahun Beroperasi, Proyek Migas Teluk Bintuni Dinilai Abaikan Hak Sebyar

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Suku Besar Sebyar menilai proyek migas di Teluk Bintuni telah beroperasi 15 tahun, tetapi masih mengabaikan hak ulayat mereka. Desakan itu disampaikan langsung dalam pertemuan dengan Pemprov Papua Barat.

“Kami datang hari ini untuk menuntut keadilan. Hak-hak adat dari proyek migas tersebut belum sepenuhnya kami rasakan, padahal sudah beroperasi belasan tahun,” ujar ujar Sekretaris Lembaga Masyarakat Adat Suku Besar Sebyar, Nuh Inai, dalam pertemuan di Steenkool Hotel & Resto, Senin (24/11/2025).

Baca juga:  Gubernur Dominggus di Hadapan Wamenkop: 76 Koperasi Kampung Sudah Berbadan Hukum

Pernyataan Nuh disampaikan dalam forum yang dihadiri perwakilan tokoh adat, tokoh agama, perempuan, pemuda, dan Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy. Mereka menyuarakan bahwa hak ulayat atas 9 sumur di wilayah Tren III belum diselesaikan.

Baca juga:  Banjir Kota Sorong Akibat Pendangkalan Drainase, Relokasi Warga Tengah Diupayakan

Masyarakat Sebyar menegaskan proyek migas tersebut sudah berjalan lebih dari 15 tahun, tetapi tidak membawa manfaat yang sepadan bagi pemilik hak ulayat. Mereka menilai pemerintah dan perusahaan perlu segera menuntaskan pembayaran hak yang tertunda.

Baca juga:  Musrenbang Papua Barat Tetapkan 83 Kegiatan Prioritas di 2026

Sebagai tindak lanjut, mereka meminta Pemprov Papua Barat dan Pemkab Teluk Bintuni bergerak cepat merespons tuntutan itu. Masyarakat adat menilai penundaan hanya memperpanjang ketidakpastian bagi komunitas Sebyar.

“Tuntutan ini disampaikan demi menjaga keadilan, kesejahteraan, dan kepastian hak masyarakat adat di wilayah operasional proyek migas,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Jelang Pesparani IV Papua Barat, LP3KD Cek Kesiapan Panitia hingga Kedatangan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat mematangkan persiapan Pesparani Katolik IV Papua Barat yang akan digelar di...

More like this

Jelang Pesparani IV Papua Barat, LP3KD Cek Kesiapan Panitia hingga Kedatangan Tamu

MANOKWARI, LinkPapua.id – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat mematangkan...

Percepat Pembangunan, Pemkab Teluk Bintuni Fokus Buka Akses Jalan Wilayah Moskona

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, dibawah kepimpinan Bupati Yohanis Manibuy menegaskan komitmennya untuk mempercepat...

Pemaparan Ketua LPPD Sulteng hingga Terpilih Jadi Tuan Rumah Pesparawi Nasional XV 2029

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi terpilih menjadi tuan rumah Pesta Paduan Suara...