Prospek UMKM Papua Barat Dinilai Menjanjikan, tapi Butuh Inovasi untuk Bersaing

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Staf Ahli Gubernur Papua Barat, Edward Towansiba mengatakan Papua Barat memiliki banyak perajin yang berpeluang menjadi wirausahawan. Hanya saja, butuh sentuhan dari stakeholder untuk mendorong bangkitnya wirausaha berbasis kerajinan lokal.

“Kita harus mendorong kesadaran masyarakat terhadap potensi dan kekayaan daerah, dengan menggali dan mempromosikan produk inovatif dan kreatif berbasis sumber daya lokal. Agar produk Papua Barat bisa bersaing menembus pasar global,” ujar Edward saat membuka pelatihan kewirausahawan yang diselenggarakan oleh Yayasan Aderi Perempuan Papua di Swiss Bell Hotel Manokwari, Sabtu (16/12/2023).

Baca juga:  Pemerintah Percepat Pengangkatan CASN: CPNS Tuntas Juni 2025, PPPK Oktober 2025

Menurut Edward, Papua Barat memiliki sejumlah potensi yang bisa dikembangkan. Di masing-masing wilayah memiliki produk dengan karakter dan keunikan tersendiri.

Hanya saja, kata Edward, karena minimnya inovasi, promosi dan kreativitas dari pelaku UMKM, membuat segala potensi yang dimiliki sulit untuk maju dan berkembang. Apalagi untuk bersaing secara global.

“Padahal produk UMKM kita dari segi kualitas, tidak kalah dengan produk – produk lainnya. Kita hanya butuh sentuhan inovasi,” jelasnya.

Baca juga:  HUT Ke-67 Lalu Lintas, Polda Papua Barat Bakal Serahkan Penghargaan ke Jajaran dan Mitra

Kata Edward, pemerintah daerah akan terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi dari para pelaku UMKM. Ia yakin pemberdayaan terhadap usaha mikro, kecil dan menengah, memiliki prospek cerah di masa depan,

“Ke depan UMKM akan jadi penopang ekonomi daerah. UMKM memiliki peran signifikan dalam penguatan struktur ekonomi Nasional, pemberantasan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja. Kami pemerintah daerah juga bertekad untuk terus memperkuat dan menonjolkan aspek keunggulan yang melekat pada produk daerah, baik karena bahan bakunya, ciri khasnya, keunikannya, tradisinya, kearifan lokalnya maupu reputasinya,” paparnya.

Baca juga:  DPR Papua Barat Godok Raperda Tata Tertib, Kode Etik, hingga Pengelolaan SDA

Edward juga berharap para pelaku UMKM untuk lebih kreatif, inovatif dan tekun dalam mengolah potensi sumber daya daerah. Sehingga produk – produk yang dihasilkan dapat menjadi produk yang unik.

“Karena itu UMKM harus mengikuti pelatihan ini dengan baik dan pahami betul materi yang akan disampaikan oleh narasumber. Sehingga pelaku UMKM dapat memiliki kompetensi, yang pada gilirannya dapat berdaya dalam mendongkrak nilai UMKM di Papua Barat,” imbuhnya. (LP12/red)

Latest articles

HUT Pattimura ke-209 di Manokwari, Hermus Tekankan Semangat Kebangsaan

0
‎MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou menyebut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-209 Kapitan Pattimura Thomas Matulessy menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan,...

More like this

HUT Pattimura ke-209 di Manokwari, Hermus Tekankan Semangat Kebangsaan

‎MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou menyebut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-209...

Lakotani Ajak Jaga Harmoni di Hari Pattimura: Papua Barat Rumah Semua Suku

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani mengajak masyarakat menjaga persatuan dan...

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 4,64 Persen di Triwulan I 2026

MANOKWARI, LinkPapua.id – Perekonomian Provinsi Papua Barat mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 4,64 persen pada...