28.3 C
Manokwari
Kamis, Januari 15, 2026
28.3 C
Manokwari
More

    40 Calon Pemandu Ekowisata Wondama Praktik di Aitumieri, Dilatih Teknik hingga Storytelling

    Published on

    TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Sebanyak 40 calon pemandu ekowisata Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, menjalani praktik lapangan intensif di Bukit Aitumieri. Peserta menerima pembekalan langsung tentang teknik kepemanduan hingga kemampuan storytelling.

    “Peserta diajak dan dicontohkan langsung bagaimana cara memandu wisatawan ke suatu lokasi wisata dengan benar. Tujuannya agar mereka siap dan percaya diri saat berhadapan langsung dengan wisatawan,” ujar instruktur Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Papua Barat, Yansen Saragih, dalam keterangannya, Kamis (11/12/2025).

    Praktik lapangan ini menjadi puncak pelatihan yang digelar Bidang Destinasi Wisata Disparbud Teluk Wondama mulai 11 hingga 13 Desember 2025. Pelatihan ditujukan untuk meningkatkan kompetensi SDM pariwisata lokal agar lebih profesional.

    Baca juga:  Disparbud Teluk Wondama Siapkan Pemandu Lokal Profesional Lewat Pelatihan

    Peserta berasal dari empat distrik di Teluk Wondama dan dibimbing instruktur dari HPI Papua Barat. Mereka mempraktikkan teknik kepemanduan yang sebelumnya dipelajari dalam sesi teori.

    Instruktur menampilkan simulasi mulai dari cara menyapa wisatawan hingga menutup kegiatan perjalanan. Peserta kemudian mempraktikkan interpretasi cerita sejarah Aitumieri dan penyampaian informasi daya tarik alam.

    Manajemen perjalanan turut menjadi fokus pelatihan. Peserta dilatih mengatur ritme trekking serta menerapkan standar keselamatan selama tur berlangsung.

    Baca juga:  HERO Deklarasikan Kemenangan, Disambut Ratusan Pendukung

    Antusiasme peserta terlihat dari diskusi dan praktik memandu dalam kelompok kecil. Peserta berlatih langsung di medan yang dinilai cocok untuk mengasah kemampuan lapangan.

    Syane Suabey, peserta dari Distrik Wasior, mengaku mendapatkan pemahaman baru tentang tugas pemandu wisata. Dia menilai praktik langsung membuatnya lebih memahami peran pemandu di lapangan.

    “Awalnya saya hanya tahu lokasi, tapi bingung bagaimana cara menyampaikannya agar turis tertarik. Setelah dicontohkan langsung oleh Pak Yansen dan Pak Matias, kami jadi tahu bahwa pemandu itu bukan hanya penunjuk jalan, tapi juga pencerita dan penjaga keselamatan. Ini pengalaman yang sangat berharga,” katanya.

    Baca juga:  Pelatih PON Bimbing Peserta Surfing di Kampung Boni Raja Ampat

    Ketua HPI Papua Barat, Matias Rumbruren, menilai Aitumieri merupakan lokasi praktik yang tepat. Dia menyebut medan menantang dan nilai sejarah tinggi menjadi sarana ideal untuk melatih storytelling.

    “Kami ingin mereka memahami bahwa ekowisata juga menuntut kemampuan storytelling yang kuat, terutama di situs-situs bersejarah seperti ini,” ucapnya.

    Melalui praktik ini, 40 calon pemandu diharapkan mampu memberikan layanan wisata yang profesional. Disparbud menargetkan peningkatan kualitas pemandu dapat berdampak langsung pada pengembangan ekonomi lokal Teluk Wondama. (LP14/red)

    Latest articles

    Polresta Manokwari Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Polresta Manokwari menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung khidmat, bertempat di Aula Polresta Manokwari pada Kamis...

    More like this

    Polresta Manokwari Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Polresta Manokwari menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi...

    Wabup Joko di Sertijab Pegawai Dinkes Bintuni: Pelayanan di Kantor, Bukan di Rumah!

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni, Joko Lingara, mengingatkan soal kedisiplinan...

    BPJS Kesehatan Manokwari Monev Layanan Primer, Minta FKTP Perkuat Promotif-Preventif

    MANOKWARI, LinkPapua.id - BPJS Kesehatan Cabang Manokwari, Papua Barat, menggelar monitoring dan evaluasi (Monev)...