7 Komisioner OJK Resmi Dilantik di MA, Janji Perketat Pengawasan

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2032 resmi mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto. Dalam nakhoda baru ini, OJK berkomitmen memperkuat stabilitas sistem keuangan serta memperketat penegakan hukum bagi pelaku usaha jasa keuangan.

“OJK akan tetap mengedepankan pelindungan kepada konsumen dan masyarakat serta akan terus melakukan penegakan hukum yang akan lebih kita giatkan,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, di Gedung MA, Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Baca juga:  Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat 2,90 Persen, Ditopang Kontribusi Ekspor dan Konsumsi Pemerintah

Friderica menegaskan OJK akan menjadi motor penggerak ekonomi nasional melalui pengawasan yang terintegrasi. Dirinya juga berjanji akan meningkatkan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memperdalam pasar keuangan.

Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 30/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan ADK OJK. Sebanyak lima pejabat merupakan hasil uji kelayakan DPR RI, sementara dua lainnya adalah anggota ex-officio.

Baca juga:  Puluhan Pelaku Usaha Meriahkan Pameran UMKM dan Senam Bersama

Dua anggota ex-officio tersebut masing-masing dijabat oleh Juda Agung dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) serta Thomas AM Djiwandono dari Bank Indonesia (BI). Pengangkatan mereka bertujuan untuk mengawal transformasi sektor jasa keuangan sesuai amanat undang-undang.

Selain Friderica, pejabat yang diambil sumpahnya adalah Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua OJK. Adapun Hasan Fawzi resmi menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.

Baca juga:  Satgas PASTI OJK Hentikan 951 Pinjol Ilegal-Blokir Ratusan Ribu Rekening Penipuan

Sektor aset digital kini diawasi oleh Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan dan Kripto. Sementara itu, Dicky Kartikoyono menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen.

Momentum ini menandai penguatan kepemimpinan strategis OJK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Ketujuh komisioner tersebut kini resmi menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai regulasi yang berlaku. (LP14/red)

Latest articles

Pemprov Papua Barat Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK demi Perkuat Tata...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menegaskan komitmennya menindaklanjuti seluruh rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI guna memperkuat tata kelola keuangan daerah...

More like this

Pertamax di Papua-Maluku Naik dari Rp12.600 Jadi Rp16.650 per Liter

MANOKWARI, LinkPapua.id – Harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax di wilayah Papua dan Maluku naik...

Pesparawi Nasional di Manokwari Diharapkan Dongkrak Ekonomi Mama-Mama Papua dan UMKM

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional yang akan digelar...

Ekspor Papua Barat US$238,29 Juta di April 2026, Impor Nihil

MANOKWARI, LinkPapua.id - Ekspor Papua Barat mencapai US$238,29 juta pada April 2026. Badan Pusat...