Cerita TMMD di Kampung Idoor: Akses Darat dan Laut Mahal, Internet Lelet

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com- Dandim 1806/Teluk Bintuni, Letkol Inf Kadek Abriawan SIP, melalui Pasintel Lettu Inf Septyan berbagi cerita tentang pelaksanaan TMMD ke-111 di Kampung Idoor, Distrik Wamesa, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

Pertama soal akses hingga sampai ke Kampung Idoor yang medannya cukup sulit. Septyan menjelaskan, dari Bintuni menuju lokasi TMMD ke-111 Kampung Idoor bisa ditempuh lewat jalur darat dan jalur laut.

“Jalur darat kita tempuh dengan menggunakan kendaraan roda empat. Dari Bintuni ke Idoor bisa kita tempuh perjalanan kurang lebih selama 12 jam. Itupun kalau cuaca bagus, tidak hujan,” kata Septyan, Rabu (23/6/2021).

Baca juga:  Serahkan SK PPPK 234 Nakes, Bupati Teluk Bintuni: Segera ke Pesisir-Gunung, Berikan yang Terbaik

Pengalaman sulitnya menembus medan ke Kampung Idoor pun juga telah dirasakan langsung oleh rombongan Dandim 1806/Teluk Bintuni saat ingin meninjau pelaksanaan TMMD.

“Karena kondisi jalan rusak berat akhirnya rombongan kembali ke Bintuni dan melanjutkan perjalanan besoknya dari laut. Kalau lewat laut perjalanan kurang lebih 3 sampai 4 jam, tergantung cuaca. Ke sana kita menggunakan longboat,” ungkapnya.

Septyan menjelaskan, soal biaya lewat darat maupun laut tidak jauh berbeda. Sama mahalnya. Kalau menggunakan longboat bisa sewa dengan harga Rp3 juta untuk sekali jalan. “Kalau PP (pergi pulang) berarti Rp6 juta,” ucapnya.

Baca juga:  Oknum Pegawai KPU Teluk Bintuni Dilapor Dugaan Perkawinan Paksa

Sementara, keuntungan menggunakan roda empat atau lewat darat bisa membawa penumpang atau barang lebih banyak. “Soal biaya hampir sama,” ungkapnya.

Bukan hanya soal akses yang sulit, di Kampung Idoor juga jaringan internet belum terlalu bagus alias masih lelet. “Jaringan internet merupakan satu kendala buat Satgas TMMD di Kampung Idoor. Di sana jaringan masih menggunakan XL Axiata. Jadi, hanya yang punya kartu XL yang bisa, itupun kurang lancar,” akunya.

Baca juga:  Soal Pengisian Jabatan Sekda, Petrus Kasihiw: Itu Hak Prerogatif Bupati

Imbasnya, saat Satgas TMMD hendak memberikan laporan, harus menempuh perjalanan berjam-jam lamanya ke daerah yang jaringan internetnya lancar.

“Dua jam dari Kampung Idoor ke Kampung Wariagur, Distrik Nikiwar, Kabupaten Teluk Wondama, baru ada sinyal Telkomsel,” ucapnya.

Namun, semua kendala itu tidak menyurutkan semangat Satgas TMMD untuk terus melaksanakan program yang telah disusun sebelumnya bisa diselesaikan dengan baik dan maksimal.

“Meski demikian, itu tidak menyurutkan semangat kami dalam melaksanakan tugas dalam Satgas TMMD ke-111,” tutupnya. (LP5/red)

Latest articles

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Barat Perkuat Kepedulian Sosial kepada...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Papua Barat melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Pada Kamis (25/6/2026).Hadir...

More like this

Rp400 Juta Dikembalikan, Perkara Piutang ASN Pemkab Bintuni-Ketua KPU Berakhir Damai

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Perkara utang piutang antara seorang ASN Pemkab Teluk Bintuni, Papua...

Percepat Pembangunan, Pemkab Teluk Bintuni Fokus Buka Akses Jalan Wilayah Moskona

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, dibawah kepimpinan Bupati Yohanis Manibuy menegaskan komitmennya untuk mempercepat...

Jelang Pesparani Papua Barat di Teluk Bintuni, Persiapan Penginapan Capai 95 Persen

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara memastikan kesiapan lokasi...