Cerita TMMD di Kampung Idoor: Akses Darat dan Laut Mahal, Internet Lelet

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com- Dandim 1806/Teluk Bintuni, Letkol Inf Kadek Abriawan SIP, melalui Pasintel Lettu Inf Septyan berbagi cerita tentang pelaksanaan TMMD ke-111 di Kampung Idoor, Distrik Wamesa, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

Pertama soal akses hingga sampai ke Kampung Idoor yang medannya cukup sulit. Septyan menjelaskan, dari Bintuni menuju lokasi TMMD ke-111 Kampung Idoor bisa ditempuh lewat jalur darat dan jalur laut.

“Jalur darat kita tempuh dengan menggunakan kendaraan roda empat. Dari Bintuni ke Idoor bisa kita tempuh perjalanan kurang lebih selama 12 jam. Itupun kalau cuaca bagus, tidak hujan,” kata Septyan, Rabu (23/6/2021).

Baca juga:  BP3OKP Papua Barat: 17 Tahun LNG Tangguh Beroperasi, Suku Sebyar Masih Hadapi Kemiskinan

Pengalaman sulitnya menembus medan ke Kampung Idoor pun juga telah dirasakan langsung oleh rombongan Dandim 1806/Teluk Bintuni saat ingin meninjau pelaksanaan TMMD.

“Karena kondisi jalan rusak berat akhirnya rombongan kembali ke Bintuni dan melanjutkan perjalanan besoknya dari laut. Kalau lewat laut perjalanan kurang lebih 3 sampai 4 jam, tergantung cuaca. Ke sana kita menggunakan longboat,” ungkapnya.

Septyan menjelaskan, soal biaya lewat darat maupun laut tidak jauh berbeda. Sama mahalnya. Kalau menggunakan longboat bisa sewa dengan harga Rp3 juta untuk sekali jalan. “Kalau PP (pergi pulang) berarti Rp6 juta,” ucapnya.

Baca juga:  Polemik dengan Fakfak, Ketua LMA 7 Suku Bintuni Sebut Menteri Investasi Adu Domba Masyarakat

Sementara, keuntungan menggunakan roda empat atau lewat darat bisa membawa penumpang atau barang lebih banyak. “Soal biaya hampir sama,” ungkapnya.

Bukan hanya soal akses yang sulit, di Kampung Idoor juga jaringan internet belum terlalu bagus alias masih lelet. “Jaringan internet merupakan satu kendala buat Satgas TMMD di Kampung Idoor. Di sana jaringan masih menggunakan XL Axiata. Jadi, hanya yang punya kartu XL yang bisa, itupun kurang lancar,” akunya.

Baca juga:  HPN 2021, Kapolres Bintuni: Semoga Pers Semakin Profesional Sampaikan Informasi

Imbasnya, saat Satgas TMMD hendak memberikan laporan, harus menempuh perjalanan berjam-jam lamanya ke daerah yang jaringan internetnya lancar.

“Dua jam dari Kampung Idoor ke Kampung Wariagur, Distrik Nikiwar, Kabupaten Teluk Wondama, baru ada sinyal Telkomsel,” ucapnya.

Namun, semua kendala itu tidak menyurutkan semangat Satgas TMMD untuk terus melaksanakan program yang telah disusun sebelumnya bisa diselesaikan dengan baik dan maksimal.

“Meski demikian, itu tidak menyurutkan semangat kami dalam melaksanakan tugas dalam Satgas TMMD ke-111,” tutupnya. (LP5/red)

Latest articles

Pertamina dan Pemkab Merauke Tetapkan SPBU Tanah Miring Khusus Layani Petani

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama Pemerintah Kabupaten Merauke...

More like this

Kurasi Sastra Lisan 7 Suku, Wabup Bintuni Minta Segera Dibukukan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta sastra lisan...

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat...

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10 Persen

MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi...