Vaksinasi Sambut HUT Ke-76 RI, Pangdam Kasuari: Kita Harus Merdeka dari Covid-19

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Kodam XVIII/Kasuari menggelar vaksinasi massal dalam menyambut HUT ke-76 Republik Indonesia.

Pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 bertajuk Gebyar Vaksinasi Merah Putih ini dipusatkan di Gereja Petrus Amban, Kamis (12/8/2021).

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen Nyoman Cantiasa, mengungkapkan dengan momentum perayaan HUT Ke-76 RI,  Indonesia harus merdeka dari Covid-19.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini karena kita harus merdeka dari Covid-19. Organisasi kesehatan dunia sudah menyampaikan semua negara harus melaksanakan vaksinasi,” kata Pangdam.

Di Jakarta, kata Pangdam, angka Covid-19 perlahan sudah menurun karena terbentuk herd immunity sehingga perlu partisipasi semua pihak termasuk masyarakat. Negara-negara di dunia juga sedang berlomba-lomba melakukan vaksinasi.

Baca juga:  Dongkrak PAD, Hermus akan Optimalkan Retribusi Sampah Rumah Tangga

“Vaksinasi kali ini juga menyasar pelaku ekonomi karena dari data sektor ekonomi paling sering melanggar protokol kesehatan, seperti PKL, restoran, dan pedagang asongan,” ungkap Pangdam.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan agar masyarakat tidak termakan informasi hoaks tentang vaksin. Sehingga masyarakat diminta tidak percaya karena ada pihak-pihak yang sengaja menghembuskan informasi itu karena pemerintah tidak mungkin mencelakakan rakyatnya.

Sementara itu, Bupati Manokwari, Hermus Indou yang juga hadir mengaku HUT kemerdekaan merupakan momentum yang tepat bagi semua pihak melawan Covid-19.

Baca juga:  Dewan Adat Papua Tolak Polri Gabung TNI-Kemendagri: Jangan Kembali ke Orde Baru

“Jangan membanggakan negara lain karena sejak integrasi Papua ke NKRI sudah banyak hal yang dibuat oleh pemerintah untuk masyarakat. Selama ini TNI-Polri selalu memberikan dukungan positif ke pemerintah karena pemda tidak bisa berjuang sendiri menghadapi Covid-19,” ujar Hermus.

Dalam kesempatan tersebut masyarakat yang sudah divaksin mendapatkan pin sebagai tanda sudah melaksanakan vaksinasi. Selain itu, bagi PKL yang sudah divaksin juga mendapatkan stiker sebagai bukti telah menjalani vaksinasi. Masyarakat yang hadir juga mendapatkan bahan makanan usai divaksin.

Baca juga:  Gubernur dan Kapolda Cek Migor di Distributor: Stok Cukup Hingga Idul Fitri

Agustinus, salah satu warga yang divaksin mengaku lega karena telah menjalani vaksinasi meski baru tahap pertama. Dirinya mengaku sebelumnya belum mau divaksin karena termakan isu hoaks yang disebarkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab tentang dampak buruk yang ditimbulkan akibat vaksin.

“Orang-orang bilang kalau kita vaksin bisa mati. Tapi saya lihat banyak yang sudah vaksin tidak apa-apa. Semoga saya bisa tetap sehat dan datang kembali untuk vaksin tahap dia nanti,” kata Agustinus. (LP3/Red)

Latest articles

‎Jadi Sarana Komunikasi Masyarakat, Satgas TMMD Mansel Perbaiki Balai Kampung Yamboi

0
MANSEL, LinkPapua.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan (Mansel) bersama warga memperbaiki dan mengecat Balai Kampung Yamboi, Kabupaten Manokwari...

More like this

Pawai Budaya HUT Ke-27 Papua Barat, Dominggus: Keragaman Adat Jadi Perekat Persatuan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan persatuan...

Filep Wamafma Dilantik sebagai Ketua APTISI Papua Barat 2026–2031

MANOKWARI, Linkpapua.id – Filep Wamafma resmi dilantik sebagai Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia...

Hati-Hati! Beredar Ajakan Grup WA-Permintaan Uang Catut BGN di Papua

JAYAPURA, LinkPapua.id – Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Papua Raya mengingatkan masyarakat agar mewaspadai...