29 C
Manokwari
Kamis, Februari 12, 2026
29 C
Manokwari
More

    Dukung Penguatan Pemberdayaan Desa, DPMK Papua Barat Gelar Start Up Workshop

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Satuah Kerja (Satker) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Provinsi Papua Barat menggelar start up workshop yang diselenggarakan di Swiss Belhotel Manokwari, 14–15 September 2021.

    Ketua panitia, Lince Idorway, dalam laporannya menyebut bahwa kegiatan ini diikuti 41 peserta. Terdiri atas peserta dari pusat, provinsi, dan kabupaten.

    Melibatkan narasumber dari Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Keuangan, Bappenas, Inspektur Jenderal Kemendes, IFAD (Lembaga Donor), dan Universitas Papua (Unipa).

    Baca juga:  Kumpulkan Instansi Vertikal, Ali Baham Minta Kolaborasi Bangun Papua Barat

    Idorway mengatakan, sasaran kegiatan ini yakni stakeholder program Transformasi Ekonomi Terpadu (TEKAD) di Papua barat maupun lembaga formal dan nonformal.

    “Tujuan kegiatan ini, yakni tersusunnya nota kesepahaman Gubernur Papua Barat dalam pelaksanaan program TEKAD di Papua barat serta membangun komitmen dari masing-masing stakeholder untuk peningkatan kapasitas, monitoring, dan evaluasi, dukungan program terpadu dan pembentukan tim koordinasi provinsi (provincial cordination platform),” terang Idorway yang juga Kepala Dinas DPMK Papua Barat.

    Baca juga:  Kapolres Kampar Panen Raya Jagung: Wujud Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan Nasional

    Pihaknya berharap, melalui kegiatan ini pemerintahan di Papua Barat mendukung dalam rangka penguatan pemerintahan kampung dalam pembangunan ekonomi kampung serta kegiatan TEKAD di kabupaten oleh DPIU (kabupaten) dan PPIU (provinsi) dapat terkoordinasi dan berjalan dengan baik.

    Idorway menambahkan, program TEKAD yang dilaksanakan di Papua Barat ditujukan untuk mendukung penguatan pemberdayaan desa melalui pemanfaatan dana desa dan sumber daya desa lainnya untuk mendukung pembangunan ekonomi beradasarkan bukti nyata.

    Baca juga:  BMP2I: Yacob Fonataba Layak Jadi Pj Gubernur Papua Barat

    Selain itu, kata Idorway, program TEKAD akan menyasar tiga komponen, yaitu penguatan pemberdayaan ekonomi perdesaan, mendorong inovasi pembelajaran dan pengembangan kebijakan, serta penguatan implementasi strategi gender equality and social inclusion (GESI). Ini akan dilaksanakan di 7 kabupaten dan 52 distrik dan kurang lebih 276 kampung aktif.

    “Tujuh kabupaten yang dimaksud, yakni Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Fakfak, Kaimana, Maybrat, dan Raja Ampat,” sebut Idorway. (*)

    Latest articles

    WRI Indonesia Dorong Ekonomi Hijau Jadi Peluang Baru Masyarakat Papua

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - World Resources Institute (WRI) Indonesia mendorong penerapan ekonomi hijau sebagai mesin pertumbuhan baru di tanah Papua. Strategi ini diyakini mampu membuka...

    More like this

    WRI Indonesia Dorong Ekonomi Hijau Jadi Peluang Baru Masyarakat Papua

    MANOKWARI, LinkPapua.id - World Resources Institute (WRI) Indonesia mendorong penerapan ekonomi hijau sebagai mesin...

    Dominggus Ajak 6 Provinsi di Papua Sinergi Garap Pembangunan Rendah Karbon

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak enam provinsi di tanah Papua...

    Kanwil Kemenkum Pabar Harmonisasi Ranperbup Program Satu Milyar Satu Kampung Kaimana

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua Barat memfasilitasi kegiatan harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati...