Warga Mengais Rezeki di Tengah Puing Kebakaran Kompleks Borobudur

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Aroma hangus dan bahkan kepulan asap sesekali masih terlihat dari sisa-sisa kebakaran yang terjadi di Kompleks Borobudur, Kelurahan Padarni, Distrik Manokwari Barat. Kawasan padat penduduk yang terdiri dari sekitar 300 rumah telah rata dengan tanah pada Kamis sore (30/9/2021).

Sehari pasca musibah itu terjadi, sejumlah warga yang kebanyakan adalah remaja dan anak-anak sibuk mengais rezeki dari sisa-sisa reruntuhan di tengah teriknya panas matahari.

Baca juga:  PPKM Darurat Berlaku di Manokwari dan Kota Sorong, Semua Aktivitas Ditutup!

Pantauan Linkpapua.com, Jumat (1/10/2021), sejumlah warga tampak mondar-mandir di lokasi kebakaran mengumpulkan barang rongsokan yang dinilai berharga. Puing-puing sisa kebakaran, seperti besi, aluminium, maupun tembaga mereka kumpulkan untuk dijual.

Salah satu warga, Mansar (23), sibuk mengumpulkan besi dan tembaga dengan hanya bermodalkan tang untuk memotong kabel yang telah hangus terbakar. Mansar mengatakan, besi rongsokan itu akan dijualnya ke tempat penampungan seharga Rp2.000 per kilogram.

“Saya sudah mulai kumpul dari pagi. Saya dapat besi baru sekitar 20 kilogram. Di pembeli besi tua itu besi per kilogram kena (dihargai) Rp2.000 per kilogram, kalau tembaga Rp35.000 per kilogram,” kata Mansar sembari merapikan besi dan kabel yang telah dikumpulkannya.

Baca juga:  Ratusan Ribu Surat Suara Pemilu 2024 Tiba di Manokwari

Selain Mansar, Ino (14) bersama teman-teman sebayanya juga ikut mengumpulkan barang bekas sisa kebakaran. Namun, mereka lebih banyak mengumpulkan puing berbahan aluminium karena terasa lebih ringan untuk diangkut.

Baca juga:  Tolak Relokasi ke Huntara, Korban Kebakaran Borobudur Ngadu ke Dewan

Secara bergotong royong, mereka tampak teliti mengumpulkan satu per satu barang rongsok yang berbahan aluminium. Mulai dari batang gorden hingga lemari dan alat ataupun kelengkapan dapur berbahan aluminium mereka tumpuk untuk kemudian diangkut.

Sebagaimana diberitakan, musibah kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk tersebut telah meluluhlantakkan sekitar 300 rumah. Meski tak ada korban jiwa, kerugian akibat kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIT itu diperkirakan mencapai miliaran rupiah. (LP7/Red)

Latest articles

Kasus Kekerasan Senior-Junior di SMA Taruna Kasuari Nusantara Manokwari Berakhir Damai

0
MANOKWARI, LinkPapua.id– Kasus kekerasan fisik antara siswa senior dan junior di SMA Taruna Kasuari Nusantara (TKN) Manokwari, Papua Barat, akhirnya berakhir damai. Kesepakatan ini...

More like this

Gubernur Papua Barat: Jalan Rusak di Prafi Manokwari Diupayakan Diperbaiki 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan akan mengupayakan perbaikan infrastruktur jalan...

Gubernur Papua Barat Serahkan 2 Motor untuk Pelayanan GKI Hatam Moile Meach

MANOKWARI, LinkPapua.id– Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyerahkan dua unit sepeda motor kepada Klasis...

Bupati Manibuy Apresiasi Penataan Futsal di Teluk Bintuni, Agustinus Pongtuluran Ditunjuk Pimpin AFK

MANOKWARI, Linkpapua.id — Federasi Futsal Indonesia (FFI), melalui Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Aloysius...