27.1 C
Manokwari
Senin, Maret 2, 2026
27.1 C
Manokwari
More

    Pemuda Indrabri Diingatkan Jaga Diri dari Miras, Narkoba, HIV dan AIDS

    Published on

    MANOKWARI, linkpapua.com- Menjadi generasi penerus atau sebagai tulang punggung, tentu pemuda harus memiliki konsep berpikir yang maju, serta pandai menjaga diri dari pergaulan bebas, ancaman minuman keras (miras), narkoba, HIV dan AIDS.

    “Perkembangan dan kemajuan suatu daerah, tentu membawa dampak luar biasa. Sampai saat ini, pemuda hampir lupa dengan ancaman HIV dan AIDS. Apa lagi dengan pergaulan bebas, kita cuma tahu saat ini adalah corona virus. Terima kasih, melalui KKR ini kami diingatkan kembali untuk berhati-hati dalam pergaulan dan setiap tindakan,” kata Soleman Ullo.

    Baca juga:  Inspektorat Bintuni Kukuhkan 8 Auditor Baru, Bupati: Pengawasan Harus Diperkuat!

    Ancaman pergaulan bebas, miras, narkoba, HIV dan AIDS itu disampaikan kepada pemuda gereja Majelis Daerah (MD) se-Indabri dalam kegiatan KKR dan sosialisasi miras, narkoba, dan penularan HIV dan AIDS di kalangan pemuda di masa kini. Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 4 Desember 2021.

    “KKR dan sosialisasi ini sangat bermanfaat. Kami memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Origenes Wonggor yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ini momentum yang akan dikenang. Sangat bermanfaat sekali dan ini baru pertama kali,” ujarnya.

    Baca juga:  Koramil 1801-01/Manokwari Gelar Minggu Ceria Bersama Anak di Sanggeng

    Soleman Ullo berharap, pemda bekerja sama dengan gereja untuk mengintensifkan kegiatan serupa terutama bagi pemuda di waktu ke depannya. Ia meminta, pemda dan gereja harus berjalan sama-sama supaya bisa menciptakan dasar untuk adanya kehidupan pemuda dengan karakter yang bagus yang didasari firman Tuhan.

    “Melalui sosialisasi ini, 200 an pemuda-pemudi dapatkan banyak ilmu bahwa pergaulan bebas akan membuat kerugian dan penyesalan. Perkembangan saat ini khusus bagi pemuda di Indabri yang paling menonjol adalah miras,” kata Soleman Ullo.
    Soleman Ullo menambahkan, sosialsiasi serupa sangat jarang digelar. Untuk itu, perlu sinergitas lintas sektor dan gereja dalam upaya mengingatkan selalu pemuda-pemudi akan bahaya pergaulan bebas dan berbagai ancaman yang akan ditimbulkan.

    Baca juga:  Dominggus Kumpulkan Kepala Daerah, Bahas CPNS dan Nasib Honorer

    “Sosialisasi ini cukup jarang, dengan adanya sosialisasi seperti ini pemuda diingatkan kembali dan tidak bertindak bebas, kita diingatkan melakukan hal-hal positif,” tandasnya. (LP2/red)

    Latest articles

    Polri Gelar Operasi Ketupat 13-25 Maret, Kerahkan 161 Ribu Personel Gabungan

    0
    JAKARTA, Linkpapua.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa, Polri bakal menggelar Operasi Ketupat mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Ratusan...

    More like this

    Polri Gelar Operasi Ketupat 13-25 Maret, Kerahkan 161 Ribu Personel Gabungan

    JAKARTA, Linkpapua.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa, Polri bakal menggelar Operasi...

    Dubes Iran Sebut 555 Orang Tewas Akibat Serangan Israel-AS, Banyak Anak-Anak

    JAKARTA, LinkPapua.id - Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkap data terkait jatuhnya...

    Bupati Lepas Tim Safari Ramadan, Perkuat Silaturahmi dan Syiar Islam

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari, Hermus Indou, secara resmi melepas tim Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 pada...