Polisi Kawal Ketat Prosesi Pemakaman Pria yang Keluarganya Ngamuk di RSUD Kaimana

Published on

KAIMANA, Linkpapua.com – Aparat kepolisian mengawal ketat prosesi pemakaman warga Kampung Coa yang meninggal dan membuat keluarganya mengamuk di RSUD Kaimana. Pemakaman berlangsung malam ini.

“Malam ini pemakaman sementara berlangsung. Proses pemakaman kita kawal dengan ketat untuk kelancaran dan mengantisipasi kemungkinan yang tidak kita inginkan,” ujar Kapolres Kaimana AKBP I Ketut Widiarta di lokasi pemakaman, Rabu (8/12/2021) malam.

Insiden keributan di RSUD Kaimana terjadi saat menyebar isu soal seorang pemuda Kaimana meninggal usai divaksin. Isu itu berbuntut aksi perusakan di RSUD dan puskesmas.

Prosesi pemakaman pemuda itu dikawal ketat karena dikhawatirkan menyebarnya provokasi yang bisa memicu aksi-aksi anarkis warga. Di sekitar lokasi pemakaman juga dihadiri sejumlah pejabat kepolisian setempat. Di antaranya ada Kabag Ops, AKP Musa Jedi Permana.

Baca juga:  Mudik ke Kampung Halaman, Waterpauw Kenang Masa Kecil dan Perjuangan Sang Ayah

“Sampai malam ini proses berjalan dengan aman dan lancar. Kita berharap tetap kondusif sampai prosesi ini selesai,” ungkapnya.

Menurut Kapolres, usai pemakaman, pihaknya juga akan membantu pemulangan keluarga korban ke rumah masing-masing. Upaya ini dilakukan demi keamanan dan ketertiban bersama.

Selanjutnya kata Kapolres, anggotanya  juga akan tetap melanjutkan patroli pengamanan melalui kegiatan kepolisian yang ditingkatkan untuk memastikan daerah tetap aman.

Baca juga:  Forkom Imekko Bersatu Usul Calon yang Maju di Pilkada PBD Harus Bebas Korupsi

Sementara saat ditanya soal penyebab meninggalnya pemuda tersebut, Kapolres belum bisa memberi keterangan lebih jauh. Penyebab kematian korban kata dia masih menunggu penyelidikan.

“Saat ini kita fokus dulu terhadap proses pemakaman korban, lalu mengamankan situasi agar kondusif dan aktivitas tetap berjalan lancar,” tandasnya.

Sebelumnya, sekelompok orang dilaporkan terlibat dalam aksi perusakan rumah sakit dan sebuah puskesmas di Kaimana. Penyerangan brutal ini diduga buntut dari meninggalnya seorang warga usai divaksin.

Kepolisian di Kaimana mengonfirmasi, saat ini tengah memburu pelaku penyerangan. Penyerangan Rumah Sakit Umum Daerah Kaimana terjadi, Selasa (7/12/2021).

Baca juga:  DPR Papua Barat Mulai Bahas RAPBD-P 2023 Pekan Depan

Kapolres Kaimana AKBP I Ketut Widiarta dalam keteranganya saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut. Ketut mengaku akan bertindak tegas.

“Kami lakukan penyelidikan dan penegakkan hukum. Ini perlakuan oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata I Ketut.

Dia juga menegaskan, pihaknya saat ini terus melakukan patroli pengamanan objek vital untuk mengantisipasi insiden meluas.

“Kami lakukan pengamanan dan patroli pada tempat-tempat obyek vital yang menjadi sasaran mereka,” tuturnya.

Saat ini situasi Kota Kaimana sudah kembali kondusif. Personel polisi ditempatkan berjaga jaga di sejumlah titik. Patroli juga dikerahkan. (LP2/Red)

Latest articles

Dandim Teluk Bintuni: Negara Siap Dampingi Eks Simpatisan yang Kembali ke...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Suasana haru menyelimuti halaman Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, pada Kamis (25/6/2026). Sebanyak 10 eks anggota dan 27 simpatisan dari Kowip I Kodap IV/Sorong Raya,...

More like this

Dandim Teluk Bintuni: Negara Siap Dampingi Eks Simpatisan yang Kembali ke NKRI

MANOKWARI, Linkpapua.id-Suasana haru menyelimuti halaman Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, pada Kamis (25/6/2026). Sebanyak 10 eks...

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Barat Perkuat Kepedulian Sosial kepada Warga

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Papua Barat melaksanakan berbagai...

Hery Wonda Masih Hilang di Perairan Pulau Roon, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

MANOKWARI, Linkpapua.id-Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap Hery Wonda (26), penumpang KM Gunung...