26 C
Manokwari
Senin, Maret 30, 2026
26 C
Manokwari
More

    Operasi Ketupat Mansinam: Peta Titik Rawan, Manokwari-Sorong Jadi Perhatian

    Published on

    MANOKWARI, linkpapua.com- Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Mansinam, Rabu (27/4/2022) di Mapolda Papua Barat. Kapolda mengingatkan seluruh personel agar fokus menjaga objek vital.

    “Sejumlah objek menjadi perhatian dalam Operasi Ketupat. Yaitu bandara, pelabuhan, terminal, masjid, tempat wisata dan tempat-tempat keramaian lainnya,” terang Tornagogo saat membacakan amanat Kapolri.

    Menurut Tornagogo, berbeda dengan tahun lalu, tahun ini pemerintah memberi pelonggaran dengan membolehkan berkumpul bersama. Tidak ada penyekatan karena mudik sudah diperbolehkan.

    Baca juga:  Sepekan Menjabat, Dirnarkoba Polda Papua Barat Ungkap 4 Kasus Narkoba, BB Ganja 1,5 Kg

    “Meskipun begitu masyarakat harus tetap waspada karena pandemi belum selesai. Harus tetap waspada dengan tingkat mobilitas yang tinggi,” katanya.

    Operasi Ketupat akan berlangsung selama 12 hari, dari 28 April hingga 9 Mei. Yang menjadi fokus pengamanan yaitu tempat-tempat publik yang menjadi pusat keramaian masyarakat.

    Baca juga:  Polda Papua Barat Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-116 

    Di seluruh Indonesia terdapat 144 ribu aparat gabungan dan instansi pemerintah lainnya. Sebelum Operasi Ketupat, telah terlebih dahulu melaksanakan Operasi Cipta Kondisi dengan sasaran penyakit masyarakat, miras, distribusi sembako dan lainnya.

    Dijelaskan Kapolda, untuk wilayah Papua Barat jumlah personel berjumlah 1.200 personel gabungan yang menempati 33 pos pengamanan.

    Baca juga:  THR ASN Bisa Cair 3 Minggu sebelum Lebaran, Pemerintah Siapkan Rp 50 Triliun

    “Pengamanan dilakukan melalui cipta kondisi termasuk melibatkan lintas agama. Memang untuk menjadi perhatian adalah wilayah Sorong dan Manokwari. Kita sudah memetakan hal-hal yang menjadi potensi ancaman akan diantisipasi. Yang terpenting sudah adanya kesadaran dari masyarakat,” jelas Sihombing.

    Posko operasional yang ada di Papua Barat terdiri dari 18 pos pengamanan, 8 pos terpadu dan 15 pos pelayanan.(LP3/Red)

    Latest articles

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat periode lima tahun ke depan mulai memanas....

    More like this

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)...

    Rektor Berharap Lulusan UNCRI Bawa Perubahan Positif di Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Rektor Universitas Caritas Indonesia (UNCRI), Prof Robert KR Hammar, menaruh harapan...

    Tak Perlu Pikir Biaya, Pasien Anemia di Manokwari Puas Layanan JKN-KIS

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan benar-benar menjadi...