27.8 C
Manokwari
Kamis, April 9, 2026
27.8 C
Manokwari
More

    Pemkab Manokwari Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Pasar Wosi

    Published on

    MANOKWARI, linkpapua.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou menegaskan bakal menertibkan bangunan liar di Pasar Wosi, Borobudur, dan Sanggeng. Penertiban itu akan dilakukan pasca terjadinya kebakaran.

    Hermus mengatakan, akan kembali memfungsikan Perda Terantib bersama dengan Satgas yang sudah terbentuk

    “Pasar Borobudur, Sanggeng dan Wosi yang sudah terbakar akibat pedagang dan masyarakat yang tidak tertib. Karena itu yang tidak teratur akan ditertibkan kembali sehingga tidak merugikan pedagang maupun masyarakat di kabupaten Manokwari,” jelasnya usai meninjau Pasar Wosi, Jum’at (13/5/2022).

    Kata dia, setelah pembongkaran, penanganan pasar darurat akan dibangun kembali di tempat yang sudah terbakar dan juga kawasan di sekitar pasar akan ditertibkan

    Baca juga:  Hari Anak Nasional, Bupati Manokwari Minta Partisipasi Masyarakat Lindungi Anak dari Kekerasan

    “Kita akan membersihkan bangunan-bangunan liar dan memberhentikan aktivitas pedagang yang hari ini masih berlangsung di empat yang tidak teratur. Pemerintah akan menyiapkan los-los darurat untuk pedagang kembali berjualan sementara sambil menunggu pembangunan pasar permanen pada tahun 2024,” bebernya.

    Hermus mengharapkan kepada semua pedagang baik yang sudah terkena dampak kebakaran dan yang masih melakukan aktivitas di pasar ini diminta supaya mengerti, bersabar dan memberi kesempatan kepada pemerintah untuk membangun kembali Pasar Wosi.

    Baca juga:  Penelitian Yayasan Kitong Bisa di Raja Ampat: Petakan Ekososial, Selamatkan Lingkungan

    “Kita akan menata kembali pasar dan menempatkan kembali pedagang ke Los-los yang sudah disediakan oleh pemerintah l, sehingga bisa memberikan pelayanan dan manfaat yang baik kepada pedagang dan masyarakat Manokwari pada umumnya,” ujarnya.

    Kata dia, pendataan bagi para korban kebakaran sudah lengkap, siapa pedagangnya dan dimana letak bangunan. Ia meminta pedagang yang masih beraktifitas supaya mengosongkan pasar dalam waktu satu minggu terhitung mulai hari ini.

    “Jangka waktu yang diberikan pemerintah kepada pedagang maksimal dua bulan untuk bersabar dan memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk bangun kembali pasar ini. Karena itu kalau pemerintah mau membersihkan jangan ada yang menghalangi supaya upaya pemerintah untuk membangun pasar ini bisa terealisasi agar pedagang dan masyarakat bisa kembali melaksanakan aktivitas di pasar,” jelasnya,

    Baca juga:  Hadiri Maulid, Matret Kokop Bicara Keteladanan, Demokrasi dan Gender

    Ia menambahkan, UPT pasar akan dibentuk sesudah pasar permanen dibangun dengan fasilitas yang sangat lengkap.

    “Sementara kondisinya seperti ini tapi kelembagaannya untuk UPT pasar segera akan kita siapkan,” tandasnya. (LP8/red)

    Latest articles

    Muscab PKB se Papua Barat Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Kader

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se Papua Barat yang digelar Kamis (9/4/2026)menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal serta membesarkan...

    More like this

    Muscab PKB se Papua Barat Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Kader

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se Papua Barat yang digelar...

    Konferensi III PWI Teluk Bintuni Resmi Dibuka, Siap Pilih Ketua Baru

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, menggelar...

    Batu Besar Menggelinding dari Gunung Hantam-Rusak Rumah Warga di Manokwari

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Batu besar menggelinding dari arah gunung dan menghantam permukiman warga di...