28 C
Manokwari
Jumat, Februari 13, 2026
28 C
Manokwari
More

    Pemkab Manokwari Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Pasar Wosi

    Published on

    MANOKWARI, linkpapua.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou menegaskan bakal menertibkan bangunan liar di Pasar Wosi, Borobudur, dan Sanggeng. Penertiban itu akan dilakukan pasca terjadinya kebakaran.

    Hermus mengatakan, akan kembali memfungsikan Perda Terantib bersama dengan Satgas yang sudah terbentuk

    “Pasar Borobudur, Sanggeng dan Wosi yang sudah terbakar akibat pedagang dan masyarakat yang tidak tertib. Karena itu yang tidak teratur akan ditertibkan kembali sehingga tidak merugikan pedagang maupun masyarakat di kabupaten Manokwari,” jelasnya usai meninjau Pasar Wosi, Jum’at (13/5/2022).

    Kata dia, setelah pembongkaran, penanganan pasar darurat akan dibangun kembali di tempat yang sudah terbakar dan juga kawasan di sekitar pasar akan ditertibkan

    Baca juga:  Akselerasi Pembangunan, Pemkab Manokwari Hibahkan Lahan 45.105 Meter Persegi

    “Kita akan membersihkan bangunan-bangunan liar dan memberhentikan aktivitas pedagang yang hari ini masih berlangsung di empat yang tidak teratur. Pemerintah akan menyiapkan los-los darurat untuk pedagang kembali berjualan sementara sambil menunggu pembangunan pasar permanen pada tahun 2024,” bebernya.

    Hermus mengharapkan kepada semua pedagang baik yang sudah terkena dampak kebakaran dan yang masih melakukan aktivitas di pasar ini diminta supaya mengerti, bersabar dan memberi kesempatan kepada pemerintah untuk membangun kembali Pasar Wosi.

    Baca juga:  Hermus Dorong Peningkatan Kualitas di Grand Prix Manokwari Choir Competition

    “Kita akan menata kembali pasar dan menempatkan kembali pedagang ke Los-los yang sudah disediakan oleh pemerintah l, sehingga bisa memberikan pelayanan dan manfaat yang baik kepada pedagang dan masyarakat Manokwari pada umumnya,” ujarnya.

    Kata dia, pendataan bagi para korban kebakaran sudah lengkap, siapa pedagangnya dan dimana letak bangunan. Ia meminta pedagang yang masih beraktifitas supaya mengosongkan pasar dalam waktu satu minggu terhitung mulai hari ini.

    “Jangka waktu yang diberikan pemerintah kepada pedagang maksimal dua bulan untuk bersabar dan memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk bangun kembali pasar ini. Karena itu kalau pemerintah mau membersihkan jangan ada yang menghalangi supaya upaya pemerintah untuk membangun pasar ini bisa terealisasi agar pedagang dan masyarakat bisa kembali melaksanakan aktivitas di pasar,” jelasnya,

    Baca juga:  Minta HUT PI Dimaknai Mendalam, Waterpauw: Ikat Kekuatan, Tinggalkan Kebiasaan Lama

    Ia menambahkan, UPT pasar akan dibentuk sesudah pasar permanen dibangun dengan fasilitas yang sangat lengkap.

    “Sementara kondisinya seperti ini tapi kelembagaannya untuk UPT pasar segera akan kita siapkan,” tandasnya. (LP8/red)

    Latest articles

    HPN 2026, Gubernur Papua Barat Ajak Pers Dukung Konservasi Lewat Aksi...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak seluruh insan pers memperkuat status provinsi konservasi melalui aksi nyata penyelamatan lingkungan. Kolaborasi ini ditegaskan...

    More like this

    Pesan Mohammad Lakotani pada Rakerwil DMI Papua Barat: Masjid Laboratorium Toleransi

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Masjid Indonesia (DMI) Papua Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah pada Jumat...

    Bupati Yohanis Resmikan Mobil Transfusi Darah Keliling RSUD Teluk Bintuni

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni resmi mengoperasikan mobil Unit Transfusi...

    ASN Bintuni Tak Lapor LHKPN? Bupati Yohanis: Tunjangan Tak Akan Cair!

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, memberikan peringatan kepada seluruh pejabat...