Jadi Syarat Pelaku Perjalanan, Capaian Vaksinasi Booster Papua Barat Baru 13,1 Persen

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Capaian vaksinasi Covid-19 booster (dosis 3) di Provinsi Papua Barat baru mencapai 13,1 persen per 12 Juli 2022. Sementara, pemerintah telah memberlakukan bagi pelaku perjalanan harus mempunyai sertifikat vaksin booster.

Baca juga:  Kabar Buruk! Tujuh Kasus Omicron Ditemukan di Papua Barat

Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parorongan, kepada wartawan mengatakan saat ini stok vaksin di Papua Barat masih aman. Vaksin yang tersedia, di antaranya Sinovac, Moderna, dan Pfiser.

“Stok vaksin kita cukup. Kalau kurang kita akan minta ke pusat,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Manokwari City Mall, Rabu (13/7/2022).

Baca juga:  Belajar Membatik ke Yogyakarta, Perkumpulan Perempuan Arfak Siapkan Batik Khas Papua Barat

Dia berharap masyarakat segera mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan pemerintah. Jangan sampai kasus tinggi di wilayah Jawa-Bali juga terjadi di Papua Barat.

Baca juga:  Satgas RAFI Pertamina Sukses Jaga Penyaluran BBM di Papua-Maluku

Data capaian vaksinasi di Papua Barat untuk yang sudah booster sebanyak 13,1 persen, sementara dosis 2 mencapai 46,5 persen dan dosis 1 sudah 64,2 persen. (LP9/Red)

Latest articles

Bupati Mansel Semprot ASN Malas-Jarang Ikut Apel Gabungan

0
MANSEL, LinkPapua.id – Bupati Bernard Mandacan menyemprot Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat. Teguran keras ini...

More like this

Anggota DPR RI Obet Rumbruren Ingatkan Pengelola MBG di Manokwari: Jangan Cuma Cari Untung!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota Komisi IX DPR RI Obet A Rumbruren memberikan peringatan kepada...

Pansus DPRP Papua Barat Soroti Besarnya SiLPA di LKPJ Pemprov 2025

MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRP Papua Barat menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan...

Pansus DPRP Papua Barat Ultimatum OPD Mangkir Rapat LKPJ 2025

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pansus DPRP Papua Barat mengultimatum OPD yang mangkir dari rapat pembahasan...