Muswil Muhammadiyah III, Momen Perpisahan Pengurus Wilayah Papua Barat-PBD

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Musyawarah Wilayah (Muswil) Pengurus Wilayah Muhammadiyah Papua Barat III dibuka, Rabu (28/12/2022). Muswil kali ini akan memilih dua pimpinan wilayah, yakni Papua Barat dan Papua Barat Daya (PBD).

Asisten II Setda Papua Barat, Thamrin Payapo, menyampaikan bahwa Muhammadiyah banyak berkontribusi di Papua Barat. Terutama di bidang pendidikan dan pembinaan umat.

Thamrin juga menyebut bahwa Muswil III ini merupakan ajang perpisahan. “Ini Muswil perpisahan dua wilayah, yakni Papua Barat dan Papua Barat Daya,” kata Thamrin di hadapan peserta musyawarah.

Meski demikian, walaupun berbeda provinsi, Thamrin menyebut Muhammadiyah tetaplah satu untuk bersama pemerintah membangun daerah.

Baca juga:  Sambut Milad dan Muktamar, Muhammadiyah Papua Barat Gelar Jalan Sehat

“Masih banyak masalah SDM misalnya masih tinggi angka stunting, kekurangan gizi, angka putus sekolah, dan lainnya. Pemerintah tetap berharap kerja sama dengan berbagai pihak termasuk Muhammadiyah,” ucapnya.

Ketua Muhammadiyah Wilayah Papua Barat, Mulyadi Djaya, mengatakan, Muswil III ini merupakan momen yang luar biasa, sesuai dengan dinamika yang ada di Papua Barat, sebab akan dilakukan musyawarah dengan memilih dua pengurus wilayah.

“Bertepatan dengan pemekaran wilayah Papua Barat Daya ini tentu teman-teman dari wilayah Sorong Raya menginginkan lahirnya PWM atau Pengurus Wilayah Muhammadiyah Papua Barat Daya,” tuturnya.

Baca juga:  Inflasi Papua Barat dan Papua Barat Daya di Juli 2025, Ini Rinciannya!

Menurutnya, keinginan tersebut tentu sebelumnya telah dibicarakan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat dalam pertemuan bersama yang digelar pada 25 Desember lalu.

“Tentu kita serahkan pada mekanisme pleno yang ada apakah Pengurus Wilayah Muhammadiyah Papua Barat Daya dipilih oleh seluruh pimpinan daerah dari 12 kabupaten dan kota dan 7 organisasi otonom (ortom) atau hanya dipilih oleh 6 daerah di wilayah Papua Barat Daya. Tapil yang jelas Muswil III ini merupakan sejarah karena akan menghasilkan dua pimpinan wilayah Muhammadiyah,” bebernya.

Baca juga:  Sensus 2020, 60 ribu penduduk Papua Barat belum tercover

Muswil III diikuti ratusan peserta yang merupakan wakil dari 12 kabupaten kota yang ada di Papua Barat. Terdapat 61 calon pimpinan dan pengurus wilayah atau calon formatur.

Pembukaan dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Tablig Dakwah Komunitas, Kepesantrenan, Pembinaan Haji dan umrah, Muhammad Saad Ibrahim, mantan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, anggota DPD RI, Sanusi Rahaningmas, dan warga Muhammadiyah di Papua Barat serta Papua Barat Daya. Muswil rencana digelar selama dua, 28-29 Desember. (LP2/Red)

Latest articles

Ruang Hidup OAP Terancam, Dewan Adat Papua Tolak Proyek Strategis Nasional

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Dewan Adat se-Tanah Papua menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua. Penolakan itu disampaikan karena PSN dinilai berpotensi merampas...

More like this

Ruang Hidup OAP Terancam, Dewan Adat Papua Tolak Proyek Strategis Nasional

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Dewan Adat se-Tanah Papua menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) di...

JMSI Papua Barat Siapkan Pelantikan, Ketum Dijadwalkan Hadir dan Isi Kuliah Umum

MANOKWARI, LinkPapua.id – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Papua Barat menyiapkan pelantikan pengurus daerah...

Waka DPRP Papua Barat Sidak RSUP, Temukan Fasilitas Tak Layak

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Ketua (Waka) DPRP Papua Barat Syamsudin Seknun melakukan inspeksi mendadak...