Dari Hari Otda di Manokwari: Pembangunan Daerah Cepat, tapi PAD Masih Rendah

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com-Pemerintah Kabupaten Manokwari menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-27, Sabtu (29/4/2023) di halaman kantor Bupati Manokwari. Di momentum ini, Bupati Hermus Indou merefleksi kembali perjalanan otonomi daerah dalam perjalanan 27 tahun.

Tema yang diusung dalam peringatan Hari Otda adalah Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul. Bupati Hermus mengatakan, dengan momentum Hari Otonomi Daerah (Otda) menjadi refleksi bagi pemerintah.

”Dengan hari otda dapat menjadi refleksi memahami filosofi pembentukannya. Tujuan Otda dengan adanya disentralisasi memberikan sebagian kewenangan berada di daerah untuk mencapai kemandirian fiskal dengan potensi yang ada serta mendapat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pemerataan pembangunan,” ujar Hermus.

Baca juga:  Bupati Manokwari Audiensi di Kementerian Koperasi, Dukung Pembentukan Koperasi Merah-Putih

Menurutnya, tahun 1996 pemerintah menyerahkan sebagian urusan pemerintahan kepada 27 daerah tingkat 2 sebagai percontohan. Ini merupakan tonggak Otda, karena daerah memiliki kewenangan selain urusan politik luar negeri, fiskal, agama dan mo neter.

Disebut Hermus, Otda memiliki dampak positif dalam percepatan pembangunan dalam peningkatan PAD dan fiskal daerah.

Baca juga:  9 Calon Sekda PB Uji Makalah Besok, Komisi I: Kita Ingin Anak Asli Papua

“Tujuan kehadiran Otda belum optimal seperti yang diharapkan. Ini terbukti dengan masih adanya daerah yang memiliki PAD di bawah 20 persen anggaran daerah dan bergantung pada pemerintah pusat. Ini sangat ironi karena kewenangan yang sudah diberikan pada daerah,” jelasnya.

Untuk itu harus ada terobosan besar agar dapat memberikan nilai tambah. Pemerintah juga konsen terhadap pengendalian inflasi dan kesediaan pasokan maupun daya beli masyarakat sehingga selalu memantau penanganan inflasi daerah.

Baca juga:  Pemprov-DPR PB Gelar Pertemuan Tertutup, ini Tiga Agenda yang Dibahas

Dalam amanat tertulis Mendagri yang dibacakan Hermus, juga menegaskan Indonesia harus menjadi negara produsen bukan negara importir untuk pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional.

Karena itu, dengan filosofi pembentukan Otda diharapkan dapat terwujud di seluruh daerah. Sehingga daerah menjadi penopang nasional di berbagai sektor.

“Untuk menunjang itu diperlukan ASN yang berintegritas dan kompeten serta bekerja sama,” imbuhnya.(LP3/Red)

Latest articles

Piala Bergilir Pesparawi Nasional Diarak di Manokwari, Panitia Gaungkan Dukungan Warga

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV mengarak piala bergilir presiden RI dan piala bergilir Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN)...

More like this

Pengurus Baru PWI Teluk Bintuni Periode 2026-2029 Resmi Dilantik

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pengurus baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Teluk Bintuni, Papua Barat,...

Musrenbang Otsus dan RKPD Papua Barat 2027, Fokus Pemerataan Layanan Dasar-Penguatan Ekonomi Lokal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi...

Dominggus Buka Forum RKPD 2027 Papua Barat: Perencanaan Harus Realistis-Terarah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan membuka forum perangkat daerah untuk penyusunan...