Diduga Terafiliasi KNPB, Warga Teluk Bintuni Diamankan

Published on

BINTUNI,Linkpapu.com- Polres Teluk Bintuni mengamankan seorang warga Tanah Merah, Distrik Sumuri, Sabtu pekan lalu (29/4/2023). Pria berinisial D (41) itu diduga terafiliasi dengan kelompok KNPB Papua Barat.

Kapolres Teluk Bintuni AKBP Junov Siregar mengungkapkan, pihaknya telah melakukan introgerasi awal terhadap D. hasilnya, D di mengakui terafiliasi dengan KNPB dan tengah merencanakan aksi di Kabupaten Fakfak.

“Akhirnya D kita bawa ke Polres Teluk Bintuni dan kami lakukan pendalaman, Baik pendalaman keterangan awal dan pengecekaan di handpone. Simpulan kami D terafiliasi tapi belum masuk terlalu dalam ke KNPB,” tandas Junov.

Baca juga:  Jhon Lewerissa: Pembangunan di Sorong Butuh Analisis Kritis dan Komitmen Legislator

Menurut Junov, D masih memungkinkan dilakukan pembinaan. Untuk kemudian dikembalikan ke masyarakat.

“Saat diinterogasi, D mengaku ikut dalam kelompok KNPB dengan alasan kesejahteraan. Kurangnya perhatian,” kata Junov.

Junov mengatakan, kasus D menjadi bukti kepedulian TNI Polri terhadap masyarakat Bintuni. Agar masyarakat bisa kembali ke NKRI dan menjauhi kelompok kelompok anti-NKRI.

“Jadilah masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni yang baik, kita semua unsur TNI/Polri dan pemerintah sangat peduli, ini demi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Teluk Bintuni,” pesan Junov.

Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw menanggapi kasus diamankannya D oleh pihak kepolisian. Menurut Kasihiw, langkah cepat kepolisian memberi rasa aman kepada masyarakat.

Baca juga:  APBD Perubahan 2025 Teluk Bintuni Disahkan, Defisit Rp140 Miliar

“Untuk ade (D) saya kenal dia, inilah tugas TNI/POLRI lebih mengutamakan tugas secara persuasif dan humanis,” kata Petrus.

Diakui Kasihiw, D salah jalan dan terpengaruh oleh oknum kelompok KNPB tapi belum terlalu jauh. Ia yakin D masih bisa kembali ke masyarakat.

“Ade (D) dijemput dengan keadaan baik dan akan dikembalikan dengan keadaan baik, saya berharap ade (D) cukup sampe di sini, karena negara sudah memberikan segalanya buat kita,” tegas Kasihiw.

Sementara itu D dalam kesempatan terpisah menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Daerah dan TNI/Polri atas keterlibatannya dengan kelompok KNPB. Ia mengaku menyesal, dan akan kembali ke NKRI.

Baca juga:  Disebut tak Berkontribusi terhadap PAD, Begini Pembelaan Dirut Perusda BMM

D juga menyampaikan terima kasih kepada Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni yang telah membinanya hingga ia paham bahwa yang dilakukannya adalah salah.

“Saya sudah sedikit lalai, setelah dari sini saya tidak akan lagi bergabung, saya akan kembali ke NKRI dikarenakan anak-anaknya saya banyak, kebutuhan istri dan anak-anak semakin tinggi. Apa lagi anak saya yang pertama sebntar lagi lulus SMA,” pungkas D.(LP5/red)

Latest articles

Bupati Mansel Semprot ASN Malas-Jarang Ikut Apel Gabungan

0
MANSEL, LinkPapua.id – Bupati Bernard Mandacan menyemprot Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat. Teguran keras ini...

More like this

Muskab KONI Pegaf Diminta Bebas dari Intervensi

MANOKWARI, Linkpapua.id – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pegunungan...

Wabup Bintuni Buka Rakor MKKS SMA-SMK se-Papua Barat, Bahas Mutu Pendidikan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara membuka Rapat Koordinasi...

Suriyati: DPRK Akan Uji Kesesuaian Program dalam LKPJ Bupati 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Wakil Ketua DPRK Manokwari Suriyati mengatakan pihaknya dalam beberapa waktu kedepan...