Kajati Papua Barat: Tak Ada Ruang “Cawe-cawe” di Proyek RS Pratama Babo

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat, Harli Siregar, mengungkapkan berdasarkan pedoman Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2023 mengenai pembangunan proyek strategis nasional dan proyek strategis daerah, pihaknya bertanggung jawab mengawasi dan melindungi proyek-proyek strategis di wilayah mereka.

Harli menyampaikan itu saat meninjau pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Babo di Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (8/9/2023). “Saya katakan bahwa tidak boleh siapa pun yang bermain-main di proyek ini dan siapa pun tidak boleh cawe-cawe (campur tangan) dalam arti negatif terhadap pembangunan proyek ini,” tegasnya.

Baca juga:  Telan Rp18 M, Puskesmas 'Megah' Bintuni Resmi Beroperasi

Peninjauan ini, kata dia, untuk memastikan pembangunan RS Pratama Babo berjalan lancar sesuai dengan prinsip pengawalan dan pengamanan.

Ia menegaskan tidak ada ruang bagi praktik-praktik yang merugikan pembangunan proyek ini. Semua pihak diharapkan mendukung pembangunan ini tanpa gangguan.

Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, yang mendampingi Harli pada kunjungan ini menyatakan bahwa RS ini adalah hasil aspirasi masyarakat Babo. Ia berharap mendapatkan dukungan dari masyarakat dalam menyelesaikan masalah-masalah terkait hak-hak adat.

Baca juga:  Hari ini Ground Breaking, Proyek Gedung Kejati Papua Barat Telan Rp117 M

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden (Joko Widodo), kita harus berperan serta aktif dalam upaya penurunan stunting yang saat ini menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan. Saya berharap pembangunan rumah sakit ini dapat selesai dan beroperasi pada tahun ini juga,” katanya.

Baca juga:  Parlemen Jalanan Desak Kejati Papua Barat Transparan soal Aduan Jaksa Sorong

Kepala Dinas Kesehatan Teluk Bintuni, Franky D. Mobilala, menjelaskan tujuan pembangunan RS ini untuk menjadikan pelayanan kesehatan lebih mudah diakses masyarakat dan memberikan pelayanan kesehatan yang adil dan merata.

“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar pembangunan Rumah Sakit Pratama Babo ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga pelayanan kesehatan masyarakat dapat tersedia dengan cepat, tepat, dan aman,” ucapnya. (LP5/Red)

Latest articles

Jelang Pesparani IV Papua Barat, LP3KD Cek Kesiapan Panitia hingga Kedatangan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat mematangkan persiapan Pesparani Katolik IV Papua Barat yang akan digelar di...

More like this

Jelang Pesparani IV Papua Barat, LP3KD Cek Kesiapan Panitia hingga Kedatangan Tamu

MANOKWARI, LinkPapua.id – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat mematangkan...

Percepat Pembangunan, Pemkab Teluk Bintuni Fokus Buka Akses Jalan Wilayah Moskona

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, dibawah kepimpinan Bupati Yohanis Manibuy menegaskan komitmennya untuk mempercepat...

Pemaparan Ketua LPPD Sulteng hingga Terpilih Jadi Tuan Rumah Pesparawi Nasional XV 2029

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi terpilih menjadi tuan rumah Pesta Paduan Suara...