Kajati Papua Barat: Tak Ada Ruang “Cawe-cawe” di Proyek RS Pratama Babo

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat, Harli Siregar, mengungkapkan berdasarkan pedoman Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2023 mengenai pembangunan proyek strategis nasional dan proyek strategis daerah, pihaknya bertanggung jawab mengawasi dan melindungi proyek-proyek strategis di wilayah mereka.

Harli menyampaikan itu saat meninjau pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Babo di Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (8/9/2023). “Saya katakan bahwa tidak boleh siapa pun yang bermain-main di proyek ini dan siapa pun tidak boleh cawe-cawe (campur tangan) dalam arti negatif terhadap pembangunan proyek ini,” tegasnya.

Baca juga:  Sambut HUT RI Ke-75, TNI/Polri Gandeng Pemda Raja Ampat Lakukan Bakti Sosial di Kawasan Pasar Mbilin Kayam

Peninjauan ini, kata dia, untuk memastikan pembangunan RS Pratama Babo berjalan lancar sesuai dengan prinsip pengawalan dan pengamanan.

Ia menegaskan tidak ada ruang bagi praktik-praktik yang merugikan pembangunan proyek ini. Semua pihak diharapkan mendukung pembangunan ini tanpa gangguan.

Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, yang mendampingi Harli pada kunjungan ini menyatakan bahwa RS ini adalah hasil aspirasi masyarakat Babo. Ia berharap mendapatkan dukungan dari masyarakat dalam menyelesaikan masalah-masalah terkait hak-hak adat.

Baca juga:  Anggota TNI Korban Penggandaan Kredit Tersebar di Berbagai Daerah, Kejati PB Sebar Penyidik

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden (Joko Widodo), kita harus berperan serta aktif dalam upaya penurunan stunting yang saat ini menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan. Saya berharap pembangunan rumah sakit ini dapat selesai dan beroperasi pada tahun ini juga,” katanya.

Baca juga:  Perkuat Kaderisasi, KAMMI Papua Barat Gelar Training untuk Instruktur

Kepala Dinas Kesehatan Teluk Bintuni, Franky D. Mobilala, menjelaskan tujuan pembangunan RS ini untuk menjadikan pelayanan kesehatan lebih mudah diakses masyarakat dan memberikan pelayanan kesehatan yang adil dan merata.

“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar pembangunan Rumah Sakit Pratama Babo ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga pelayanan kesehatan masyarakat dapat tersedia dengan cepat, tepat, dan aman,” ucapnya. (LP5/Red)

Latest articles

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Bisa Diamati di Mana Saja?

0
JAKARTA, LinkPapua.id – BMKG menyebut Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 tidak dapat diamati dari Indonesia. Fenomena tersebut dapat disaksikan dari sejumlah wilayah...

More like this

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Bisa Diamati di Mana Saja?

JAKARTA, LinkPapua.id – BMKG menyebut Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 tidak dapat...

Sekda Papua Barat Ingatkan ASN Jadikan Al-Qur’an Pedoman Kerja dan Hidup

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Ali Baham Temongmere mengingatkan Aparatur Sipil...

Kodam XVIII/Kasuari Siap Dukung Festival Raimuti Jadi Agenda Tahunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kodam XVIII/Kasuari siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk melanjutkan Festival Raimuti...