26.4 C
Manokwari
Minggu, Maret 29, 2026
26.4 C
Manokwari
More

    Kendalikan Inflasi, Pemprov Papua Barat Targetkan 10 Kali GPM Tahun ini

    Published on

    MANOKWARI,Linkpapua.com – Pemprov Papua Barat berupaya mengendalikan inflasi yang melesat hingga 4,86 per Mei 2024. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggenjot Gerakan Pangan Murah.

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat Lasarus Ullo mengatakan, pihaknya menargetkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dilakukan sebanyak 10 kali tahun ini.

    “Saya mengajar kepada semua pihak tidak hanya pemerintah untuk kita sama-sama menekan angka inflasi agar di 2025 inflasi di Papua Barat bisa menurun. Kita juga belum terlepas dari stunting dan kemiskinan ekstrem,” ujar Lasarus, Sabtu (22/6/2024).

    Baca juga:  Pejabat Papua Barat Ajak ASN dan Warga Tak Takut Donor Darah

    Lasarus menyampaikan, pihaknya mendapatkan dana sokongan sebesar Rp2 miliar untuk GPM. Dana ini terbagi untuk beberapa kegiatan seperti pangan murah dan B2SA.

    “Dinas ketahanan pangan telah membuat kegiatan pangan murah sebanyak 8 kali di 2024 sementara yang telah dilaksanakan sebanyak 6 kali. Tujuh Kabupaten di Papua Barat masing-masing juga membuat kegiatan pangan murah sebanyak 2 kali,” ujarnya.

    Baca juga:  Wagub Papua Barat Ikut Tanam Perdana Padi Gogo, Dukung Swasembada Pangan

    Lasarus melaporkan bahwa Kabupaten Teluk Bintuni 2 tahun berturut-turut menolak pelaksanaan GPM. Sehingga diputuskan jatah Teluk Bintuni dialihkan ke Papua Barat.

    “Jatah 2 kali untuk Teluk Bintuni dialihkan ke Papua Barat sehingga totalnya 10 kali di 2024 sehingga masih kurang 4 kali,” jelas Lasarus.

    Baca juga:  Kunker ke Wondama, Kapolda Papua Barat Pastikan Keamanan Jelang Pilkada

    Lasarus juga menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah bekerja sama mengadakan GPM sebanyak 2 kali. Terhitung pertama di halaman kantor Bank Indonesia dan yang ke dua di halaman Gereja Santo Agustinus ini.

    “Kami juga mencari tempat yang strategis dan aman untuk mengadakan kegiatan gerakan pangan murah agar dampaknya dapat dirasakan masyarakat luas,” katanya. (LP14/red)

    Latest articles

    Tak Perlu Pikir Biaya, Pasien Anemia di Manokwari Puas Layanan JKN-KIS

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan benar-benar menjadi penyelamat bagi masyarakat menengah ke bawah di wilayah Manokwari, Papua...

    More like this

    Tak Perlu Pikir Biaya, Pasien Anemia di Manokwari Puas Layanan JKN-KIS

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan benar-benar menjadi...

    Dominggus Sebut Pemprov Papua Barat Prioritaskan Dana Otsus untuk Beasiswa Mahasiswa

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia...

    Sepekan Pasca Lebaran, PELNI Telah Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik

    JAKARTA, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memastikan arus balik Angkutan Lebaran...