Pemprov Papua Barat Berangkatkan 83 Orang Lakukan Ziarah ke Tanah Suci

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Plt Sekda Papua Barat Yacob S Fonataba melepas 83 orang yang akan melakukan perjalanan ziarah ke Tanah Suci. Pelepasan berlangsung simbolis di Swiss-belhotel Manokwari, Jumat (29/11/2024).

Fonataba mengatakan, pembangunan di bidang agama merupakan investasi penting bagi peningkatan kesejahteraan. Karena bidang keagamaan menyangkut dimensi lahir batin material dan juga spiritual.

“Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pembangunan bidang keagamaan juga mencakup dimensi peningkatan kerukunan umat beragama saling percaya, saling menghormati dalam harmoni dengan historI religinya dalam upaya mendukung terwujudnya agenda pembangunan nasional dan daerah pemerintah telah dan sedang melaksanakan berbagai upaya kebijakan pembangunan di bidang keagamaan,” ujarnya.

Baca juga:  Papua Barat Gelar Forum Perangkat Daerah, Susun Ranwal Renstra 2025-2029

Dikatakan Fonataba, keagamaan memiliki arti penting dan strategi bagi pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat. Agama memiliki peranan yang strategis dalam pembangunan peradaban manusia.

Disebutkan bahwa ziarah tanah suci bagi umat beragama merupakan satu praktik yang memiliki makna moral bagi keyakinan menentukan iman dan menyucikan diri. Hal ini dilakukan oleh pemerintah provinsi sebagai jembatan emas dalam menghubungkan para umat beragama dengan akar imannya masing-masing.

Baca juga:  Gubernur Dominggus Ikut Pawai Obor Paskah Bareng Jemaat GKI Mandopi Manokwari

“Sekarang ini menuntut kita untuk lebih mengedepankan moral dan moral itu yang terbaik adalah diajarkan dalam nilai-nilai agama. Hal itu yang sangat penting dari ketika orang sejak kecil diajarkan nilai-nilai agama. Maka dia sampai kapanpun di manapun dia bekerja dia lebih mengutamakan nilai-nilai moralnya dan tidak akan menyalahgunakan mandat yang diberikan Tuhan kepadanya sehingga dia akan menjadi saluran berkat bagi semua,” tutur Fonataba.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dirsia Natalia mengatakan, ziarah perjalanan ini sebagai langkah yang dapat menghubungkan para umat beragama dengan akar sejarah imannya masing-masing. Sehingga agama yang dianutnya dapat bertumbuh, berkembang dan menghasilkan buah dan berdampak pada kelangsungan hidup.

Baca juga:  APBD-P Papua Barat Terhambat di Kemendagri, Silpa Berpotensi Membengkak

Natalia menuturkan tujuan perjalanan ziarah ini dalam mewujudkan nilai-nilai yang membangun bidang keagamaan dari pengetahuan akan sejarah imannya masing-masing.

Natalia melaporkan peserta ziarah keagamaan ke tanah suci berjumlah 83 orang yang berasal dari 7 kabupaten di Papua Barat dengan pembagian 49 peserta ziarah ke Israel dan 34 beserta umroh ke tanah suci Mekkah. (LP14/red)

Latest articles

Musrenbang RKPD dan Otsus, Pemkab Manokwari Fokus Perkuat Infrastruktur dan Konektivitas...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Pemerintah Kabupaten Manokwari melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)...

More like this

Musrenbang RKPD dan Otsus, Pemkab Manokwari Fokus Perkuat Infrastruktur dan Konektivitas 2027

MANOKWARI, Linkpapua.id– Pemerintah Kabupaten Manokwari melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Perencanaan...

Pemkab Yapen Gandeng WWF Lindungi Ekosistem Hutan dan Laut

YAPEN, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen, Papua, menjalin kerja sama dengan WWF...

HIPMI Papua Barat Gelar Rakerda 2026, Dorong Pengusaha Muda Jadi Motor Ekonomi Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id-Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Barat menggelar Rapat...