Tingkatkan SDM Pejabat Pencatatan Sipil OAP, Disdukcapil Gelar Bimtek

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Papua Barat melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan kapasitas pejabat pencatatan sipil orang asli Papua (OAP). Salah satunya dengan melakukan bimbingan teknis secara kontinue.

Selasa (3/12/2024) hari, Disdukcapil kembali menggelar bimtek di Swiss Bella Hotel Manokwari. Bimtek diikuti pejabat pencatatan sipil OAP.

Kepala Disdukcapil Papua Barat Ria Maria Come mengatakan, penguatan kapasitas pejabat administrasi kependudukan OAP adalah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.

Baca juga:  Dukung Otsus di Tanah Papua, Pusat Gelontorkan Rp138 T Sejak 2002

“Selain itu penguatan kapasitas kependudukan juga merupakan dasar dalam keberlanjutan pelayanan. Dengan melibatkan OAP secara aktif kita memberi ruang dalam pembangunan daerah serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” Ujarnya.

Dikatakan bahwa dengan bimtek ini selain memberikan wawasan juga memperkuat keterampilan teknis para pejabat. Ria menyebutkan, pejabat harus termotivasi untuk meningkatkan kualitas demi perbaikan pelayanan.

Ria mengakui, banyak tantangan yang dihadapi dalam pelayanan pencatatan sipil. Terutama kata dia, tantangan geografis dan masih rendahnya kesadaran masyarakat.

Baca juga:  Tim Pra-PON Papua Barat Targetkan Laga Uji Coba Lawan Klub Liga 2

“Dalam menghadapi tantangan ini maka diperlukan kolaborasi lintas sektor dan inovasi dalam pelayanan. Dalam menanggapi tantangan tersebut kita butuh semangat kolaborasi karena pelayanan kependudukan merupakan tanggung jawab bersama,” jelasnya.

Kedua kata Ria, harus terus dilakukan l inovasi jemput bola. Terbukti inovasi ini efektif.

Lalu ketiga, kualitas pelayanan yang humanis karena pelayanan masyarakat adalah wujud pengabdian. Maka, pelayanan harus ramah, cepat dan akurat.

Baca juga:  Hermus Indou Puji Kontribusi LDII Bagi Manokwari

Selanjutnya bagian keempat, optimalisasi regulasi sehingga regulasi menjadi alat untuk memperbaiki tata kelola, mempercepat pelayanan dan memastikan setiap penduduk mendapatkan dokumen tepat waktu.

Ria meminta pejabat pencatatan sipil tidak kendor dengan tantangan yang ada. Justru tantangan itu harus direspons dengan semangat tinggi.

*Dengan adanya tantangan harus menambah semangat untuk terus berinovasi, beradaptasi dan memberikan pelayanan yang terbaik,” tambahnya. (LP14/red)

Latest articles

Dishub Bintuni Cek Kesiapan Dermaga Babo Usai Tender, Rencana Groundbreaking Juli

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, memeriksa kesiapan lokasi pembangunan dermaga Babo. Peninjauan lapangan ini dilakukan setelah proses...

More like this

LPPN Kukuhkan 18 Dewan Juri dan Totalisator Pesparawi Nasional XIV, Ronny Lopies Jadi Ketua

MANOKWARI, LinkPapua.id - Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) Jeane Marie Tulung mengukuhkan...

161 Anggota Kontingen Malut Tiba di Manokwari, Ikut 12 Kategori Lomba

MANOKWARI, LinkPapua.id - Sebanyak 161 anggota kontingen Maluku Utara (Malut) tiba di Manokwari, Papua...

38 Provinsi Warnai Karnaval Budaya Pesparawi XIV Manokwari, Simbol Kebinekaan Indonesia

MANOKWARI, LinkPapua.id– Sebanyak 38 kontingen provinsi dari seluruh Indonesia ambil bagian dalam Karnaval Budaya...