Jelang Nataru, BI Papua Barat Upayakan Pengendalian Inflasi

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Bank Indonesia (BI) perwakilan Papua Barat bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus berupaya meengendalikan inflasi di Papua Barat.

Kepala BI Perwakilan Papua Barat Setian pengendalian inflasi masih menjadi kebijakan utama.”Trend akhir tahun kususnya pada Natal dan Tahun Baru cenderung terjadi lonjakan permintaan barang dimasyarakat sehingga dikawatirkan menyebabkan inflasi,”ujarnya Kamis (5/12/2024) malam.

Baca juga:  Ranperda LKPD APBD 2021, Fraksi Golkar DPRD Manokwari Soroti PAD hingga BUMD

Disampaikannya, keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif tetap menjadi langkah penting.

Baca juga:  Pemuda-Pelajar Kei di Manokwari Galang Dana untuk Korban Banjir Jayapura

“Kita himbau masyarakat untuk belanja bijak dan tidak panik. BI juga terus melakukan koordinasi dengan instansi lain dan melakukan pantauan di pasar untuk mengetahui perkembangan harga pasar,”ungkapnya.

Baca juga:  Kemenkeu Gelar Bazar UMKM di Manokwari, Plt Sekda PB: Pilar Ekonomi Daerah

Bank Indonesia akan tetap berupaya mengendalikan inflasi dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus satu persen pada 2024 dan 2025.(LP3/Red)

Latest articles

Muskab KONI Pegaf Diminta Bebas dari Intervensi

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pegunungan Arfak, perwakilan kelompok yang mengatasnamakan pengurus 12 cabang olahraga, Agus...

More like this

Muskab KONI Pegaf Diminta Bebas dari Intervensi

MANOKWARI, Linkpapua.id – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pegunungan...

Suriyati: DPRK Akan Uji Kesesuaian Program dalam LKPJ Bupati 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Wakil Ketua DPRK Manokwari Suriyati mengatakan pihaknya dalam beberapa waktu kedepan...

Pansus DPRP Papua Barat Soroti Besarnya SiLPA di LKPJ Pemprov 2025

MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRP Papua Barat menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan...