25.5 C
Manokwari
Jumat, Maret 6, 2026
25.5 C
Manokwari
More

    DPRK Sentil RPJMD Teluk Wondama, Desak Atasi Ketimpangan Pendidikan-Pembangunan

    Published on

    TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, menyoroti masih tingginya ketimpangan layanan pendidikan, kesehatan, dan pembangunan ekonomi antarwilayah. DPRK mendesak agar RPJMD 2025-2029 bisa menghadirkan solusi nyata untuk memangkas kesenjangan tersebut.

    “Realitas menunjukkan masih banyak saudara-saudari kita di wilayah pedalaman yang belum melek huruf atau buta aksara ataupun hanya mengenyam pendidikan sampai bangku SD,” kata Anggota DPRK Teluk Wondama Bernadus A Imburi saat membacakan pemandangan umum fraksi dalam rapat paripurna di Gedung DPRK Teluk Wondama, baru-baru ini.

    Baca juga:  Pengelola Tambang Gajian C Diminta Terlibat dalam Normalisasi Kali Mati

    Dia menegaskan perlu ada terobosan agar pembangunan sumber daya manusia (SDM) merata di semua wilayah. DPRK mengingatkan agar RPJMD tidak hanya berpihak pada perkotaan, tapi juga menjangkau pesisir, kepulauan, hingga pedalaman.

    “Karena itu, kiranya perlu ada terobosan yang diambil agar pembangunan sumber daya manusia bisa merata di setiap wilayah atau setidak-tidaknya perlu ada upaya nyata agar tidak terjadi kesenjangan yang begitu jauh dari wilayah perkotaan dengan wilayah pinggiran dan pedalaman,” lanjut politisi Partai Golkar itu.

    Baca juga:  Pemkab Wondama Dapat Kuota 236 CPNS, 80% Diisi OAP

    Sesuai visi misi daerah dalam RPJMD 2025-2029, fokus pembangunan pada tahun 2026 adalah akselerasi kualitas SDM. Bupati Teluk Wondama lewat jawaban resmi yang dibacakan Wakil Bupati Anthonius Alex Marani menyebut ada strategi pemerataan pendidikan lima tahun ke depan.

    Alex memaparkan konsep peningkatan layanan pendidikan dan literasi dasar dengan semboyan “setiap rumah adalah sekolah”. Skema itu disebut sejalan dengan semangat Otonomi Khusus Papua yakni Papua Cerdas.

    Baca juga:  Bupati Elisa Auri di Seabad Nubuatan Kijne: Wondama Tanah Diberkati

    Selain itu, pemerintah daerah mendorong model pendidikan unggul berbasis kearifan lokal. Fokusnya bukan hanya akademik, tapi juga nilai moral, spiritualitas, dan adat istiadat orang Wondama.

    “Tiga, inklusif dan berkeadilan, yaitu memastikan bahwa setiap anak Wondama, tanpa terkecuali, mendapatkan akses pendidikan berkualitas dari kampung sampai kota,” ucap Alex. (rex/red)

    Latest articles

    Awali Safari Ramadan di Manokwari, Golkar Papua Barat Santuni Anak Yatim...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id- DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Papua Barat mengawali Safari Ramadannya di Manokwari. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Papua...

    More like this

    Awali Safari Ramadan di Manokwari, Golkar Papua Barat Santuni Anak Yatim dan Terima Aspirasi Masyarakat

    MANOKWARI, Linkpapua.id- DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Papua Barat mengawali Safari Ramadannya di Manokwari....

    Polisi Dalami Dugaan Pelecehan Rekan Korban Pembunuhan di Pantai Manokwari

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Polresta Manokwari, Papua Barat, tengah mendalami dugaan pelecehan seksual yang dialami...

    Polisi Kantongi Identitas Terduga Pembunuh Remaja di Pantai Manokwari

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Polresta Manokwari, Papua Barat, mulai menemukan titik terang terkait kasus pembunuhan...