27.4 C
Manokwari
Selasa, Maret 24, 2026
27.4 C
Manokwari
More

    Dirjen Dukcapil: IKD OAP Papua Barat Jadi Role Model untuk Papua

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi menyebut peluncuran Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk orang asli Papua (OAP) di Papua Barat menjadi role model bagi provinsi lain di tanah Papua. Menurutnya, digitalisasi identitas ini sangat penting untuk mempercepat kualitas layanan publik di wilayah dengan tantangan geografis dan demografi.

    “Melaksanakan (tugas) kependudukan di Papua Barat bukanlah tugas yang biasa-biasa saja. Ini memerlukan perhatian dan kolaborasi optimal dari kita bersama,” ujarnya saat peluncuran IKD di lapangan apel Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (21/11/2025).

    Baca juga:  Kemendagri, KPK, dan BPKP Berkolaborasi Percepat Satu Data Indonesia

    Teguh mengatakan peluncuran IKD OAP di Papua Barat merupakan yang pertama di tanah Papua dan diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain. Dia menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Papua Barat, jajaran Dukcapil, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan semua pihak yang terlibat.

    Program ini dinilai menunjukkan bahwa prestasi digitalisasi bisa dicapai hingga desa-desa dan pulau terpencil. Teguh menekankan pentingnya inovasi dalam pelayanan publik di Papua Barat.

    IKD Tulang Punggung Strategi Nasional

    Transformasi digital administrasi kependudukan disebut menjadi tulang punggung strategi pembangunan nasional dalam RPJMN 2020-2024. Teguh menilai kualitas layanan publik hanya bisa meningkat jika identitas penduduk dikelola secara akurat dan berstandar tinggi.

    Baca juga:  Lifting Akhir Tahun Optimal, SKK Migas Siapkan Langkah Strategis 2025

    “Data kependudukan menempati posisi paling fundamental dalam arsitektur pelayanan publik,” katanya.

    Dia menyebut seluruh program negara, mulai layanan kesehatan hingga demokrasi, bertumpu pada data kependudukan yang valid. Teguh kemudian menjelaskan perjalanan digitalisasi dari SIAK, KTP-el, biometrik, hingga kini memasuki fase IKD.

    Capaian Nasional dan Dorongan untuk Papua Barat

    IKD hadir sebagai bagian dari ekosistem digital publik yang menghubungkan penduduk dengan berbagai layanan, baik daring maupun luring. Teguh menyebut hingga 14 November 2025, jumlah pengguna IKD nasional telah mencapai sekitar 16 juta.

    Baca juga:  Gubernur Papua Barat Temui Dubes Inggris Bahas Konferensi Manokwari-Hutan Adat

    Dia menilai capaian tersebut menunjukkan percepatan adopsi secara nasional, meski Papua Barat tetap membutuhkan dorongan lebih kuat. IKD disebut tidak hanya menggantikan fungsi KTP fisik, tetapi juga menawarkan keamanan, akses cepat, dan verifikasi yang lebih efektif.

    Pemerintah berharap implementasi IKD di Papua Barat berjalan optimal untuk menjamin hak identitas seluruh masyarakat. Program ini juga ditargetkan memperkuat layanan publik di wilayah yang memiliki tantangan geografis ekstrem. (LP14/red)

    Latest articles

    Ranking FIFA ASEAN: Thailand Masih Raja, Indonesia Salip Malaysia

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Peta kekuatan sepak bola Asia Tenggara mengalami pergeseran drastis dalam rilis peringkat FIFA terbaru per Maret 2026. Timnas Indonesia sukses menyalip...

    More like this

    Resmi! Ini Penampakan dan Makna Logo Pesparani Katolik IV Papua Barat 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Logo Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat 2026 di Kabupaten Teluk...

    Baku Tembak Pecah di Aifat Selatan Maybrat, 2 TNI AL Gugur

    MAYBRAT, LinkPapua.id - Kontak tembak antara aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata pecah di...

    Kompak! Pimpinan Pemprov dan DPRP Papua Barat Kumpul di Open House Wagub

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Pimpinan Pemprov dan DPRP Papua Barat menunjukkan kekompakan dalam perayaan Lebaran...