MANOKWARI, LinkPapua.id – Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi, memimpin langsung aksi penanaman 1.500 bibit mangrove di Pantai Saubeba, Manokwari, Papua Barat. Aksi hijau dalam rangka Hari Menanam Pohon Sedunia ini dilakukan sebagai langkah taktis memperkuat benteng alami pesisir Papua Barat dari ancaman abrasi.
“Saya bersyukur karena pada sore hari ini kita semua dapat berkumpul untuk melaksanakan kegiatan penanaman mangrove bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam dan ekosistem,” ujar Bambang di Pantai Saubeba, Jumat (9/1/2026).
Bambang menegaskan mangrove memiliki peran strategis bagi Papua Barat yang memiliki garis pantai sangat luas. Menjaga ekosistem ini merupakan bentuk proteksi nyata terhadap keseimbangan lingkungan dan habitat biota laut.
“Kawasan mangrove bahkan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata yang memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Jenderal bintang tiga ini menyebut gerakan menanam pohon merupakan respons atas maraknya pembalakan liar yang memicu bencana. Dengan rehabilitasi mangrove, masyarakat pesisir juga diuntungkan karena ekosistem laut seperti ikan dan kepiting akan terjaga.
Pangkogabwilhan III merinci dari total 1.500 bibit yang disiapkan, 1.000 pohon di antaranya telah ditanam oleh prajurit Kodam XVIII/Kasuari. Sementara 500 pohon sisanya ditanam secara gotong royong bersama Forkopimda dan elemen masyarakat pada sore tadi.
Bambang menekankan aksi ini bukan sekadar seremoni simbolis yang selesai setelah bibit ditanam. Dia meminta adanya perawatan intensif dan berkesinambungan agar mangrove dapat tumbuh optimal dan menjadi investasi jangka panjang bagi Bumi Kasuari.
Pangkogabwilhan III turut mengapresiasi dukungan penuh dari Pangdam XVIII/Kasuari beserta jajaran dalam menyukseskan kegiatan ini. Sinergi lintas sektor dianggap menjadi kunci dalam mewujudkan Papua Barat yang hijau, produktif, dan sejahtera.
Papua Barat sendiri diakui memiliki kawasan hutan mangrove terluas di Indonesia yang harus dikelola secara berkelanjutan. Bambang mengajak seluruh lapisan warga untuk terus konsisten menjaga kekayaan alam tersebut demi masa depan generasi mendatang. (*/red)








