25.2 C
Manokwari
Sabtu, Maret 28, 2026
25.2 C
Manokwari
More

    Jaga Uang Rakyat, Anggota DPRP PB Minta KPK Pelototi APBD Sejak Awal

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota DPRP Papua Barat Aloysius P Siep meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi ketat perencanaan APBD 2026 demi menjaga uang rakyat. Langkah ini bertujuan untuk memastikan setiap program kerja pemerintah daerah berjalan sesuai mekanisme dan terhindar dari potensi penyimpangan.

    “Sebelum APBD 2026 dan seluruh kegiatan dijalankan, saya minta agar KPK dapat ikut mengecek program-program yang ada. Semua harus berjalan sesuai mekanisme. Jangan sampai ada program yang tidak melalui sistem, tidak tercatat dalam SIPD, tetapi tiba-tiba muncul dan dilaksanakan,” ujar Aloysius kepada wartawan, Senin (9/2/2026).

    Baca juga:  Fraksi Golkar DPRP Papua Barat Usul Gelar Rapat Bahas Aspirasi soal Polri

    Aloysius menekankan pengawasan sejak dini sangat krusial sebelum anggaran resmi dijalankan oleh eksekutif. Hal ini dilakukan agar seluruh program yang dibiayai negara sudah melalui prosedur resmi dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

    Baca juga:  Reses di Wondama, Anggota DPRP Papua Barat Sarlota Matani Bantu Modal Noken

    “Ini penting saya sampaikan sebagai tugas dan fungsi pengawasan, supaya tidak ada program yang ‘lompat jendela’ atau muncul di luar prosedur yang semestinya,” tegasnya.

    Politisi Papua Barat ini menilai transparansi anggaran menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Ia tidak ingin adanya kegiatan yang tiba-tiba muncul tanpa proses perencanaan yang sah di tahap awal.

    Baca juga:  Massa di Manokwari Demo Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

    Pelibatan lembaga antirasuah diharapkan menjadi langkah antisipatif untuk menutup celah korupsi di lingkungan pemerintahan. Keterlibatan KPK sejak awal diyakini mampu memperkuat tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan. (LP14/red)

    Latest articles

    BGN Hentikan Sementara 1.528 SPPG di Indonesia, Ini Penyebabnya

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional sementara sebanyak 1.528 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Langkah suspensi ini dilakukan...

    More like this

    9 Tim Siap Tampil di Liga 4 Papua Barat, Dibuka 31 Maret oleh Gubernur

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Panitia penyelenggara menggelar Match Coordinator Meeting (MCM) Liga 4 Papua Barat sebagai...

    TNI AL Gelar Penghormatan untuk 2 Marinir Gugur di Maybrat, Pastikan Hak Keluarga

    JAKARTA, LinkPapua.id - TNI Angkatan Laut (AL) menggelar prosesi penghormatan terakhir bagi dua prajurit...

    Eks Kadis-Polisi Jadi Lulusan Perdana Hukum UNCRI, Rektor Ingatkan Moral

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan perdana Program Studi Ilmu...