MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Papua Barat dalam kondisi aman. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.
Dominggus menegaskan stok yang tersedia saat ini sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat. Dia meminta warga tidak melakukan aksi borong yang justru berisiko mengganggu kelancaran distribusi di lapangan.

“Menteri ESDM (Bahlil Lahadalia) telah menegaskan bahwa BBM cukup, begitu juga di Papua Barat. Maka saya imbau tidak perlu panik dan kita beli seperti biasa saja sesuai kebutuhan,” ujarnya usai mengikuti ibadah ASN di Kantor Gubernur, Selasa (7/4/2026).
Pemerintah terus memantau pergerakan stok di setiap SPBU guna memastikan pelayanan tetap berjalan normal. Kondisi keamanan pasokan ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran yang sempat muncul di tengah publik.
Sebagai langkah konkret pengendalian konsumsi, Pemprov Papua Barat juga mulai menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi ASN. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya efisiensi penggunaan BBM di lingkungan pemerintahan.
“Mulai Jumat kita kerja dari rumah. Namun, bagi pegawai yang memiliki tugas khusus dan membutuhkan ke kantor, silakan menyesuaikan,” katanya.
Instruksi mengenai kerja dari rumah ini telah diteruskan melalui surat pemberitahuan resmi kepada tujuh bupati di wilayah Papua Barat. Para kepala daerah diminta segera menindaklanjuti kebijakan tersebut di wilayah masing-masing.
Penerapan WFH bagi pegawai akan terus diberlakukan secara fleksibel hingga adanya arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat. Pemerintah berharap langkah ini efektif mengendalikan penggunaan energi tanpa mengganggu kualitas pelayanan publik. (LP14/red)
















