Dominggus Tutup Rakornis Bappeda se-Papua Barat, Tekankan Sinkronisasi Program-Percepatan Layanan

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menutup Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bappeda kabupaten se-Papua Barat. Dominggus meminta seluruh pemerintah kabupaten menyelaraskan program pembangunan serta mempercepat pemerataan pelayanan dasar yang berkualitas bagi masyarakat.

“Fokus pembangunan nasional harus diterjemahkan secara tepat sesuai kondisi daerah agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Papua Barat,” ujar Dominggus saat menutup kegiatan di Hotel Vitta, Manokwari, Selasa (26/4/2026).

Dominggus menjelaskan arah kebijakan pembangunan nasional 2027 menitikberatkan pada percepatan pertumbuhan berkualitas. Pemerintah daerah harus menyesuaikan kebijakan tersebut dengan karakteristik wilayah Papua Barat.

Baca juga:  Kursi DPRD Kabupaten/Kota Pemilu 2024 di Papua Barat: Manokwari Bertambah, Lainnya Tetap

Pemerintah juga mendorong percepatan pembangunan di sejumlah daerah tertinggal. Wilayah tersebut mencakup Pegunungan Arfak (Pegaf), Manokwari Selatan, Teluk Wondama, dan Teluk Bintuni.

Lebih jauh, Dominggus menyoroti pentingnya sinergi dan konsistensi dokumen perencanaan daerah. Ia mencatat sejumlah kabupaten hingga saat ini belum menetapkan RPJMD serta belum mengoptimalkan penyelarasan rencana strategis.

Menurutnya, pemerintah daerah wajib segera menyelesaikan persoalan administrasi tersebut sebagai syarat utama proses penganggaran. Hal ini untuk evaluasi pembangunan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Dominggus meminta pemerintah daerah lebih cermat mengelola anggaran karena keterbatasan fiskal daerah. Dia menginstruksikan seluruh jajaran agar memprioritaskan belanja daerah pada program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Baca juga:  Pertandingan E-sport Bakal Ramaikan HUT Kemerdekaan RI Ke-77 di Papua Barat

“Komposisi belanja harus terus diarahkan untuk meningkatkan porsi layanan publik dibanding belanja penunjang,” tegasnya.

Rakornis ini juga merumuskan penguatan tata kelola data melalui sistem perencanaan berbasis digital. Pemerintah akan memanfaatkan SIPD, SIPPP, SIKD, hingga E-Dalev guna mendukung akurasi laporan pembangunan.

Sejumlah isu seperti konektivitas infrastruktur dan kualitas pendidikan menjadi perhatian utama peserta rapat. Pemerintah turut menekankan dukungan terhadap program prioritas Papua Barat Sehat, Cerdas, dan Produktif.

Baca juga:  Februari Inflasi Papua Barat 0,13%, Transportasi-Beras Penyumbang Tertinggi

Dominggus mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan tema RKPD 2027 sebagai landasan perencanaan. Dia mendorong pemberdayaan masyarakat adat secara berkelanjutan serta penguatan ekonomi lokal melalui hilirisasi potensi daerah.

“Dengan semangat otonomi khusus, mari kita wujudkan perencanaan pembangunan yang tidak hanya administratif, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua Barat,” ucapnya.

Dominggus mengapresiasi seluruh narasumber dan peserta yang telah berpartisipasi aktif selama dua hari pelaksanaan kegiatan. Dia berharap hasil kesepakatan Rakornis ini memperkuat sinkronisasi program antara pemerintah provinsi dan kabupaten. (LP14/red)

Latest articles

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada triwulan II 2026. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)...

More like this

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y)...

Gubernur Papua Barat Keluarkan Edaran Kesiapsiagaan Karhutla dan Antisipasi El Nino 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.1/1344/GPB/2026 tentang...

Penduduk Miskin Papua Barat Capai 98.460 Orang di Maret 2026, Terbanyak di Perdesaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Jumlah penduduk miskin di Papua Barat mencapai 98.460 orang pada Maret...