Dominggus Buka Forum RKPD 2027 Papua Barat: Perencanaan Harus Realistis-Terarah

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan membuka forum perangkat daerah untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Agenda ini untuk memperkuat sinkronisasi pembangunan di tingkat provinsi.

“Melalui forum ini diharapkan terbangun sinkronisasi kebijakan dan program pembangunan sehingga menghasilkan perencanaan yang berkualitas dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Dominggus saat pembukaan kegiatan di Hotel Vitta, Manokwari, Selasa (5/5/2026).

Dominggus menjelaskan forum ini menjadi instrumen untuk melakukan penajaman dan penyelarasan program kegiatan. Penyesuaian dilakukan antara Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah dengan dokumen RKPD.

Baca juga:  Di KKR PGPI, Gubernur Dominggus dan Bupati Hermus Didoakan Hamba Tuhan

Selain itu, dia mengingatkan jajarannya agar menjaga konsistensi perencanaan dengan kapasitas fiskal daerah. Perangkat daerah diminta fokus pada penanganan berbagai persoalan di lapangan.

“Perencanaan harus realistis, terarah, dan benar-benar memberikan dampak nyata,” ucapnya.

Dalam arahannya, dia memaparkan tema RKPD Papua Barat 2027 yakni akselerasi pelayanan dasar dan pemberdayaan masyarakat adat. Hilirisasi ekonomi lokal dalam koridor otonomi khusus juga menjadi bagian dari tema tersebut.

Baca juga:  Luxen Thesia: Saya Kawal Aspirasi Rakyat dengan Sisa Waktu yang Ada

Pemerintah provinsi menetapkan tujuh prioritas pembangunan daerah untuk mendukung tema tersebut. Beberapa di antaranya meliputi peningkatan pelayanan dasar, penurunan kemiskinan, hingga penguatan tata kelola pemerintahan.

Dominggus menekankan seluruh prioritas harus dijabarkan secara konkret dalam program perangkat daerah. Dia meminta tiap rencana kerja tetap mengedepankan semangat otonomi khusus.

Dia turut menyoroti capaian penurunan angka kemiskinan di Papua Barat. Angka kemiskinan tercatat menurun dari 21,09 persen pada 2024 menjadi 19,58 persen pada 2025.

Baca juga:  42 ASN Papua Barat Lulus PKP, 7 Raih Predikat Sangat Memuaskan

Tren positif ini, kata dia, harus terus didorong melalui program yang tepat sasaran dan berbasis data. Intervensi ke masyarakat diminta dilakukan secara lebih terukur.

“Intervensi harus dilakukan secara terukur, termasuk melalui pemetaan kemiskinan secara detail by name by address,” ujarnya.

Dominggus mengajak seluruh peserta forum untuk menyatukan persepsi dalam membangun daerah. Dia meminta seluruh pihak mengesampingkan perbedaan demi kemajuan masyarakat.

“Sudah saatnya kita duduk bersama dan bersungguh-sungguh membangun masyarakat Papua Barat yang kita cintai,” pungkasnya. (LP14/red)

Latest articles

Dishub Bintuni Cek Kesiapan Dermaga Babo Usai Tender, Rencana Groundbreaking Juli

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, memeriksa kesiapan lokasi pembangunan dermaga Babo. Peninjauan lapangan ini dilakukan setelah proses...

More like this

Kontingen Aceh Datang dengan Misi Pelayanan di Pesparawi Nasional Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Provinsi Aceh datang ke Manokwari, Papua Barat, untuk mengikuti Pesta...

Wabup Joko Tutup Porseni HUT Ke-23 Teluk Bintuni, Serahkan Hadiah Juara-Minta Digelar Rutin

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara menutup kegiatan Pekan...

Pengurus Baru PWI Teluk Bintuni Periode 2026-2029 Resmi Dilantik

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pengurus baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Teluk Bintuni, Papua Barat,...