Cegah Klaster Baru, Pemkab Teluk Bintuni Kaji Pelaksanaan Salat Id di Lapangan

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com – Bupati Petrus Kasihiw mengakui belum ada surat resmi terkait larangan pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 Hijriyah. Namun pelarangan ini akan dirumuskan bersama guna mengantisipasi munculnya klaster baru Corona.

“Menyangkut shalat Idul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi, tetap dilaksanakan. Tetapi dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat,” kata Kasihiw, Jumat (7/5/2021).

Baca juga:  Apresiasi Pembangunan Dermaga Aranday, Andreas Nauri: Semoga Distrik Lain Menyusul

Menurutnya, mengenai keputusan itu, pihaknya masih akan melakukan rapat terakhir. Akan dikaji lebih dalam apakah bisa dilakukan di lapangan dengan prokes ketat atau dialihkan di setiap masjid dengan keterwakilan umat.

“Jadi tidak ada istilah larangan untuk ibadah shalat. Kita menghargai semua itu, kita tidak bisa melarang orang melakukan ibadah. Yang hanya kita waspadai jangan sampai ada klaster baru penularan Covid-19” jelas Kasihiw.

Baca juga:  Plt. Sekda Teluk Bintuni: Forum Perkasa Hadir Jadi Wadah Perlindungan Masyarakat

Kasihiw berharap dengan upaya pencegahan itu, laju Covid bisa ditekan. Apalagi pandemi sudah memasuki tahun kedua.

“Saya selaku Bupati Teluk Bintuni serta secara pribadi dan keluarga, menyampaikan kepada seluruh umat Islam, selamat menjalankan ibadah Ramadhan. Semoga menjadi bulan keberkahan bagi kita semua,” katanya.

Baca juga:  8 Gugur, 35 Orang Berebut 11 Posisi Eselon II di Pemkab Teluk Bintuni

Kasihiw juga mengajak umat Muslim agar bermunajab kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Agar masyarakat kembali bisa beraktivitas dengan normal.

“Mari kita menjaga Bintuni menjadi miniatur NKRI semua agama. Semua agama bisa menjalankan ibadahnya sesuai ajaran tanpa ada tekanan dan hambatan,” tutupnya. (LP5/red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10 Persen

MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi...

Survei Kerukunan Bintuni, Wabup Joko Minta Data Disampaikan Objektif

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Wabup Teluk Bintuni Joko Lingara membuka Rapat...

Antisipasi Konflik Zona Merah, Kesbangpol Bintuni Masuk Kampung Perkuat Wawasan Kebangsaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat,...