25.4 C
Manokwari
Sabtu, Maret 28, 2026
25.4 C
Manokwari
More

    Bantu UMKM Maybrat, OJK Dorong Warga Gunakan Akses Pembiayaan Formal

    Published on

    MAYBRAT, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua Barat dan Papua Barat Daya mendorong pelaku UMKM di Kabupaten Maybrat untuk beralih ke lembaga keuangan formal. Langkah ini diambil guna memutus ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman nonformal berbunga tinggi serta memperkuat inklusi keuangan di wilayah tersebut.

    “Melalui kegiatan ini masyarakat dapat memperoleh pengetahuan tentang akses keuangan formal. Kehadiran OJK diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberantas aktivitas keuangan ilegal dan mendorong sektor produktif, khususnya UMKM,” kata Asisten II Setda Kabupaten Maybrat, Engelbertus Turot, dalam keterangannya, Selasa (10/2/2026).

    Baca juga:  Lanjutkan Lawatan ke Kampung Kotam, Ali Baham Bicara Program Prioritas

    Engelbertus mengapresiasi kehadiran OJK yang bersedia menjangkau wilayah Maybrat meski menghadapi tantangan geografis yang cukup besar. Menurutnya, edukasi ini sangat penting agar masyarakat mengenal produk pembiayaan yang resmi dan aman.

    “Penting bagi masyarakat untuk memastikan lembaga jasa keuangan yang digunakan telah berizin dan memahami manfaat serta risiko dari setiap produk keuangan,” ujar Manajer Pengawasan Perilaku PUJK OJK Pabar Pabarda, Stella Martje Matitaputty.

    Baca juga:  Dewan Adat Papua : Calon Pj Gubernur Papua Barat tak Mutlak Harus OAP

    Stella menegaskan pemahaman mengenai legalitas lembaga jasa keuangan adalah kunci utama sebelum masyarakat menggunakan produk investasi. OJK terus memberikan pembekalan agar warga tidak terjebak dalam skema keuangan ilegal yang merugikan.

    Rangkaian kegiatan edukasi ini ditutup di Gereja Katolik Paroki St Yosef, Maybrat, pada Kamis (5/2) lalu. Fokus kegiatan adalah memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang bahaya aktivitas keuangan ilegal.

    Sebelumnya, OJK juga menggelar kegiatan serupa bagi pelaku UMKM di Balai Seyolo, Distrik Teminabuan, Sorong Selatan. Pemanfaatan produk keuangan formal dinilai menjadi solusi berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedalaman.

    Baca juga:  OJK Dorong Literasi Keuangan Pelajar dan UMKM di Mansel-Teluk Bintuni

    “Kami berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar literasi keuangan masyarakat terus meningkat dan terhindar dari penipuan investasi maupun praktik keuangan ilegal lainnya,” ucap Kepala Kampung Seyolo, Yusuf Nunuweli.

    Yusuf berharap edukasi ini membuat warga semakin waspada terhadap modus-modus penipuan yang marak terjadi. OJK sendiri berkomitmen untuk terus memperluas program inklusi keuangan hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). (LP14/red)

    Latest articles

    Persipegaf Bidik Prestasi Pertahankan Gelar Juara Liga 4

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Tim juara bertahan Liga 4 provinsi Papua Barat Persipegaf Pegunungan Arfak menegaskan ambisinya untuk kembali meraih gelar pada musim kompetisi 2025/2026. Manager Persipegaf Jarinus...

    More like this

    9 Tim Siap Tampil di Liga 4 Papua Barat, Dibuka 31 Maret oleh Gubernur

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Panitia penyelenggara menggelar Match Coordinator Meeting (MCM) Liga 4 Papua Barat sebagai...

    7 Komisioner OJK Resmi Dilantik di MA, Janji Perketat Pengawasan

    JAKARTA, LinkPapua.id - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2032...

    TNI AL Gelar Penghormatan untuk 2 Marinir Gugur di Maybrat, Pastikan Hak Keluarga

    JAKARTA, LinkPapua.id - TNI Angkatan Laut (AL) menggelar prosesi penghormatan terakhir bagi dua prajurit...