BPBD Papua Barat Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem dan Ombak Tinggi

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat mengimbau warga agar mewaspadai cuaca ekstrem yang melanda wilayah pesisir. Warga juga diminta menunda aktivitas di pantai dan menjauhi pepohonan besar.

“Beberapa hari ini ada badai dimana angin kencang mengakibat pohon tumbang dan ombak tinggi di daerah pantai. Maka saya imbau masyarakat pesisir agar berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas di sekitar pantai,” ujar Kepala BPBD Papua Barat, Derek Ampnir, Kamis (13/11/2025).

Baca juga:  Rawan Bencana, ini 4 Daerah yang Bakal Jadi Titik Klaster Logistik di Papua Barat

Derek mengatakan, imbauan ini dikeluarkan setelah pihaknya menerima peringatan dini dari BMKG tentang potensi badai di wilayah Papua Barat. BPBD pun langsung mengambil langkah cepat dengan menyosialisasikan peringatan kepada masyarakat.

“Tingkat penanganan seharusnya dilakukan oleh BPBD sehingga jika terjadi bencana cepat merespon,” tuturnya.

Dia menjelaskan, angin kencang di beberapa wilayah telah menyebabkan pohon tumbang dan merusak atap rumah warga. Kondisi ini membuat masyarakat diimbau lebih waspada terutama saat beraktivitas di luar rumah.

Baca juga:  Waterpauw Kukuhkan 36 Paskibraka Papua Barat HUT Ke-78 Kemerdekaan RI

Dia juga meminta pengendara berhati-hati ketika melintas di jalan yang dipenuhi pepohonan besar. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama saat cuaca ekstrem melanda.

“Jalan di Manokwari ini banyak berdekatan dengan pohon-pohon besar. Ketika akar pohon tidak kuat menahan tiupan angin maka pohon dapat tumbang,” kata dia.

Baca juga:  Kapolres Teluk Bintuni Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kampung Stenkool 1

Derek menegaskan, masyarakat pesisir yang ingin berlibur ke pantai sebaiknya menunda dulu rencananya. Ia menilai langkah antisipasi jauh lebih penting daripada tindakan penyelamatan saat bencana sudah terjadi.

“Setiap tahunnya memang badai dan cuaca ekstrem dirasakan di Papua Barat. Maka sebaiknya kita mengantisipasi karena itu lebih baik daripada menolong atau menyelamatkan,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Piala Bergilir Pesparawi Nasional Diarak di Manokwari, Panitia Gaungkan Dukungan Warga

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV mengarak piala bergilir presiden RI dan piala bergilir Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN)...

More like this

Piala Bergilir Pesparawi Nasional Diarak di Manokwari, Panitia Gaungkan Dukungan Warga

MANOKWARI, LinkPapua.id - Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV mengarak piala bergilir...

Peserta Pesparawi Nasional XIV Mulai Tiba di Manokwari, Panitia Klaim Kesiapan Akomodasi Matang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV mulai tiba di...

Pansus DPRK Manokwari Rampungkan Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, Siapkan 41 Poin Catatan

MANOKWARI, Linkpapua.id-Panitia Khusus (Pansus) DPRK Manokwari yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari...