25.6 C
Manokwari
Rabu, Februari 11, 2026
25.6 C
Manokwari

Search for an article

More

    BPJS Kesehatan Akui Masih Ada Warga di Papua Barat Belum Terlayani

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Deputi Direksi Wilayah XII BPJS Kesehatan, Mustafa, mengakui tantangan berat dalam pelayanan kesehatan di Papua Barat dan Papua Barat Daya. Dia mengungkapkan bahwa masih ada masyarakat di wilayah geografis terpencil yang belum terlayani secara optimal, meskipun fasilitas telah memenuhi indikator administratif.

    “Kalau kita masih menemukan masyarakat yang belum terlayani, berarti ada hal-hal yang harus kita diskusikan lebih dalam untuk mencari solusi,” ujarnya dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) di Swiss-Belhotel Kamis (27/11/2025).

    Mustafa mengungkapkan kondisi Papua Barat yang terdiri dari wilayah pegunungan, pesisir, dan kepulauan membuat pelayanan kesehatan tidak bisa hanya mengandalkan mekanisme standar. Oleh karena itu, diperlukan inovasi agar masyarakat di daerah yang jauh tetap mendapat layanan.

    Berbagai terobosan telah dijalankan BPJS Kesehatan Wilayah XII, seperti pengiriman tenaga kesehatan ke daerah tanpa fasilitas, kerja sama dengan kelompok misionaris, layanan kapal kesehatan, hingga pemanfaatan telemedisin. Bahkan, uji coba tele-USG mulai diterapkan agar hasil pemeriksaan dapat dibaca dokter spesialis dari luar daerah.

    “Jika ini diimplementasikan dengan baik, layanan kesehatan tidak lagi dibatasi jarak dan waktu,” jelasnya.

    Mustafa menyampaikan apresiasi kepada seluruh fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang terus berupaya memberikan layanan terbaik meski menghadapi keterbatasan. Dia juga memohon maaf apabila masih ada layanan maupun kebijakan yang belum optimal.

    “Apa pun yang kami lakukan tujuannya adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Mustafa.

    Kegiatan Monev ini dibuka Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Alwan Rimosan. Acara tersebut turut dihadiri perwakilan FKTP lokal, BPJS Kesehatan cabang Manokwari dan Sorong, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. (LP14/red)

    Latest articles

    Bupati Bintuni Serahkan DPA 2026 Rp2,57 Triliun, OPD Diminta Gerak Cepat

    0
    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026 senilai Rp2,57 triliun. Dia meminta seluruh organisasi perangkat daerah...

    More like this

    Polres Fakfak Panen Jagung untuk Ketahanan Pangan

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Komitmen Polri dalam mendukung instruksi Presiden Republik Indonesia terkait swasembada dan ketahanan pangan...

    Kabar Baik! Angka Pengangguran di Papua Barat Menyusut, Kini Sisa 4,34%

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Kabar menggembirakan datang dari sektor ketenagakerjaan di Provinsi Papua Barat pada...

    Angka Kemiskinan Papua Barat Turun Jadi 19,58%, Berkurang 4,5 Ribu Orang

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai kondisi ekonomi di...
    Exit mobile version