27.6 C
Manokwari
Minggu, Maret 29, 2026
27.6 C
Manokwari
More

    BPOM Sebut Masih Ada Layanan Kefarmasian di Manokwari tak Penuhi Standar

    Published on

    MANOKWARI,Linkpapua.com – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Manokwari menyebut masih banyak fasilitas layanan kefarmasian di Manokwari yang tidak memenuhi standar. Layanan ini dominan bermasalah pada aspek dokumen dan kompetensi.

    Hal ini diungkap Kepala Balai POM Manokwari Agustince Werimon saat membuka pelatihan peningkatan pengetahuan lintas sektor dan petugas sarana pelayanan kefarmasian di Swiss-belhotel Manokwari, Rabu (30/10/2024). Pelatihan dijadwalkan berlangsung dua hari.

    Agustince Werimon mengatakan praktik kefarmasian harus dilakukan oleh tenaga kefarmasian yang mempunyai kompetensi dan wewenang. Selain itu, juga harus dilaksanakan pada fasilitas pelayanan kefarmasian berizin.

    “Adanya aturan terkait peredaran obat dalam kefarmasian serta tenaga yang berwenang dalam pengelolaan diatur dalam rangkaian peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

    Ia menegaskan bahwa untuk maksimalkan pemantauan BPOM, dipandang perlu melakukan pembaharuan strategis mengenai pengawasan. Khususnya pada layanan kefarmasian yang terkoordinasi dengan lintas sektor baik tingkat pusat maupun daerah.

    Baca juga:  Hari ini Gubernur Papua Barat Serahkan Bantuan Tangan Kasih di Tambrauw

    Werimon juga melaporkan bahwa selama pengawasan BPOM Manokwari hingga tahun 2024 pihaknya masih menemukan sarana pelayanan kefarmasian yang tidak memenuhi ketentuan. Artinya masih banyak yang melakukan pelayanan kefarmasian tidak sesuai standar.

    “Ada standar terkait dengan pelayanan kefarmasian yang mereka belum penuhi terkait dengan perizinan sarana, dan juga perizinan penanggung jawabannya, ada yang melakukan tugas tidak sesuai kewenangan,” paparnya.

    Karenanya, pelatihan ini menjadi penting. Selain meningkatkan SDM juga menjadi sarana memperdalam pengetahuan mengenai peraturan perundang-undangan yang direvisi.

    “Pelatihan ini juga dalam upaya peningkatan pelayanan kefarmasian sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak,” kata Werimon.

    Baca juga:  Lepas Ketua PN Manokwari, Sekda Papua Barat Sampaikan Pesan Menyentuh

    Lebih lanjut, kerja sama BPOM dengan lintas sektor tentunya harus beriringan dengan ditingkatkannya SDM dari tenaga pengawas. Hal ini dibentuk sebagai kaidah dalam memenuhi perundang-undangan yang berlaku serta standar cara distribusi obat yang baik (CDOB) di sarana distribusi obat.

    Dikatakannya bahwa dengan diadakannya pelatihan, tenaga kesehatan khususnya apoteker di Manokwari terus menjaga kualitas dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan dan bekerja dengan profesional serta berupaya untuk terus meningkatkan kompetensi.

    “Diharapkan juga peserta semakin disiplin dalam menerapkan standar yang berlaku baik dalam pelayanan kesehatan, fasilitas pemerintah, swasta, maupun distribusi kefarmasian,” tuturnya.

    Werimon melaporkan bahwa pelatihan ini melibatkan 40 peserta mulai dari penanggung jawab apotek, pelayanan kefarmasian,instalasi rumah sakit, puskesmas dan dinas kesehatan serta mengundang narasumber dari dinas kesehatan, pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) dan dari BPOM.

    Baca juga:  Pemkab Manokwari Berharap Halal Bi Halal Pererat Kerukunan Umat Beragama

    Dikatakannya bahwa peserta akan mendapatkan materi dihari pertama dan dihari kedua peserta akan praktek langsung mengawasi, melihat, mengaudit tentang standar pelayanan kefarmasian di sarana pelayanan seperti puskesmas, rumah sakit dan apotek serta diakhir peserta akan mempresentasikan hasil praktek mereka.

    “Jika mereka bisa memenuhi syarat standar pelayanan yang baik sesuai aturan itu barulah kami BPOM dikatakan berhasil dalam membina dan mengawasi mereka. Dengan begitu sehingga terwujud pelayanan kesehatan yang baik dan meningkatkan kesehatan pasiennya,” Imbuhnya. (LP14/red)

    Latest articles

    Orasi Ilmiah di Wisuda UNCRI, Wakapolda Papua Barat Kritik Tambang Eksploitatif

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Dr Sulastiana melontarkan kritik tajam terhadap semrawutnya tata kelola sektor pertambangan di wilayah Papua Barat yang...

    More like this

    Wakapolda Papua Barat Hadiri Wisuda UNCRI, Wujud Dukungan dalam Pengembangan SDM

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di daerah,...

    Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM di Papua Barat Daya

    SORONG, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH...

    9 Tim Siap Tampil di Liga 4 Papua Barat, Dibuka 31 Maret oleh Gubernur

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Panitia penyelenggara menggelar Match Coordinator Meeting (MCM) Liga 4 Papua Barat sebagai...