28.3 C
Manokwari
Minggu, Maret 15, 2026
28.3 C
Manokwari
More

    Cek TKP Penyerangan Posramil di Maybrat, Pangdam Kasuari Menitikkan Air Mata

    Published on

    MAYBRAT, Linkpapua.com- Panglima Kodam XVIII/Kasuari bersama Gubernur dan Kapolda Papua Barat meninjau lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP) penyerangan Posramil TNI di Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Sabtu (4/9/2021).

    Turut dalam rombongan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan Pangdam XVIII/Kasuari, dan Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, serta Kabinda Papua Barat, dan sejumlah petinggi TNI dan Polri menumpang pesawat carteran. Tiba di ibu kota Kabupaten Maybrat, kemudian langsung menuju lokasi dengan didampingi pemerintah daerah setempat.

    Baca juga:  Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas Usai Serangan Israel-AS

    Pangdam saat melihat kamar tempat tidur korban penyerangan yang berantakan, tampak bercak darah para kusuma bangsa. Pangdam terlihat menitikkan air mata.

    Pangdam, Gubernur, dan Kapolda juga mendatangi bagian belakang Posramil, lokasi pelarian anggota TNI. Juga melihat lokasi terbunuhnya Danton yang tidak jauh dari Posramil.

    Diketahui, Danton Lettu Inf Dirman dibunuh secara tragis. Ia sengaja melarikan diri pada lokasi yang berbeda dengan tujuan untuk mengalihkan perhatian para pemberontak dalam penyerangan yang terjadi pada Kamis dini hari (2/9/2021) itu. Dia berniat menyelamatkan anggotanya yang kabur di lokasi berbeda.

    Baca juga:  Pria di Manokwari Ditangkap Usai Lecehkan Bocah 4 Tahun Tetangga Sendiri

    Kepada wartawan, Pangdam Kasuari/XVIII, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, secara tegas menyampaikan pihaknya terus memburu para pelaku yang diduga sebagai kelompok separatis teroris (KST) yang tega menghabisi nyawa para prajurit TNI.

    Baca juga:  Ketua Lapepa Teluk Bintuni: Warga Jangan Terpecah Isu

    “Saya minta kepada masyarakat agar mengetahui ada orang yang mencurigakan segera lapor kepada anggota TNI-Polri,” ucap Pangdam Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa sembari menitikkan air mata.

    Sementara, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meminta masyarakat yang ada di hutan kawasan tersebut agar kembali ke kampung atau ke rumahnya masing-masing.

    “Kami jamin keamanan masyarakat Maybrat dengan keberadaan TNI dan Polri,” kata Dominggus. (LP2/red)

    Latest articles

    Yudisium Perdana FEB UNCRI Manokwari, 111 Mahasiswa Sandang Gelar Sarjana

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mengukuhkan 111 lulusan baru dalam yudisium perdana Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) di Manokwari. Momen bersejarah ini...

    More like this

    Yudisium Perdana FEB UNCRI Manokwari, 111 Mahasiswa Sandang Gelar Sarjana

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mengukuhkan 111 lulusan baru dalam yudisium perdana...

    Rusak Fasilias Kantor DPMK Teluk Bintuni, Salah Satu Oknum Pegawai Dilaporkan ke Polisi

    TELUK BINTUNI,Linkpapua.id-Pengrusakan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat,...

    Gelar Safari Ramadan, Golkar Tebar “Keberkahan” untuk Masyarakat Teluk Bintuni

    TELUK BINTUNI,Linkpapua.id-DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat, melanjutkan perjalanan Safari Ramadhan di Kabupaten Teluk...