Cerita Ayu Ikhsani, Peserta PBI JKN Lahiran Tanpa Biaya di Manokwari

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ayu Ikhsani (26), seorang ibu di Manokwari, Papua Barat, membagikan kisah bahagianya saat menjalani persalinan anak kedua tanpa harus memikirkan beban biaya. Sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), dia merasakan langsung kemudahan akses kesehatan gratis melalui program JKN.

“Sejak awal kehamilan saya rutin memeriksakan kandungan di puskesmas. Pelayanannya baik, prosesnya cepat, dan seluruh layanan dapat diakses tanpa biaya karena dijamin program JKN,” ujar Ayu, Minggu (1/2/2026).

Ayu mengaku rutin memeriksakan kandungannya di Puskesmas Sanggeng sejak kehamilan anak pertama hingga kedua. Menurutnya, layanan yang diterima sangat cepat dan efisien tanpa ada pungutan biaya sepeser pun.

Baca juga:  Kisah Mukmin Tukang Cuci Motor di Manokwari: Hidup Pas-pasan, Bertahan di Tengah Persaingan

“Pelayanan dokter dan perawat sangat baik dan tidak ada perbedaan perlakuan sebagai peserta JKN. Semua biaya, termasuk obat dan kontrol lanjutan, ditanggung BPJS Kesehatan. Kami sangat bersyukur karena persalinan berjalan lancar dan bayi lahir sehat,” katanya.

Saat waktu persalinan tiba, Ayu dirujuk ke RS AL dr Azhar Zahir Manokwari untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut. Dia menegaskan seluruh proses administrasi di rumah sakit rujukan tersebut berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Baca juga:  Kisah Suprihatin Operasi Gratis dengan BPJS Kesehatan: Saya Tak Keluar Uang Sepeser Pun

“Saya sering menggunakan Aplikasi Mobile JKN untuk mengambil antrean dari rumah. Ini sangat efisien, terutama ketika harus membawa anak, sehingga tidak perlu menunggu lama di fasilitas kesehatan,” ungkapnya.

Ibu muda ini juga memuji kecanggihan teknologi BPJS Kesehatan yang memudahkan pasien dalam pendaftaran daring. Penggunaan aplikasi tersebut dianggap sangat membantu ibu rumah tangga dalam mengatur waktu kunjungan ke rumah sakit.

Baca juga:  Pelantikan Bunda PAUD Manokwari Jadi Momentum Penguatan Tanggung Jawab PAUD

“Jangan ragu memanfaatkan Program JKN karena manfaatnya sangat besar. Saya berharap kualitas layanan terus ditingkatkan agar semakin optimal bagi masyarakat,” tutupnya.

Kehadiran program JKN dinilai Ayu sangat krusial bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi agar tetap bisa mengakses layanan kesehatan berkualitas. Ia berharap program perlindungan kesehatan menyeluruh ini dapat terus dipertahankan demi kesejahteraan masyarakat luas. (LP14/red)

 

 

Latest articles

Aparat Buru 2 Terduga Penembak Warga di FBLB Jayawijaya, Diduga KKB...

0
JAYAWIJAYA, LinkPapua.id – Aparat gabungan memburu dua terduga penembak dua warga di Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Kedua terduga...

More like this

Bupati Bintuni Buka Rangkaian HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dengan Jalan Santai

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, membuka rangkaian kegiatan...

Wabup Bintuni Kunjungi Kampung Base Camp Hendrison, 30 KK Kini Nikmati Akses Jalan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara mengunjungi Kampung Base...

Wabup Bintuni Sidak OPD Jelang Jam Makan Siang, Temukan Pegawai Masih di Jalan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara menyidak sejumlah organisasi...