Cerita Ayu Ikhsani, Peserta PBI JKN Lahiran Tanpa Biaya di Manokwari

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ayu Ikhsani (26), seorang ibu di Manokwari, Papua Barat, membagikan kisah bahagianya saat menjalani persalinan anak kedua tanpa harus memikirkan beban biaya. Sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), dia merasakan langsung kemudahan akses kesehatan gratis melalui program JKN.

“Sejak awal kehamilan saya rutin memeriksakan kandungan di puskesmas. Pelayanannya baik, prosesnya cepat, dan seluruh layanan dapat diakses tanpa biaya karena dijamin program JKN,” ujar Ayu, Minggu (1/2/2026).

Ayu mengaku rutin memeriksakan kandungannya di Puskesmas Sanggeng sejak kehamilan anak pertama hingga kedua. Menurutnya, layanan yang diterima sangat cepat dan efisien tanpa ada pungutan biaya sepeser pun.

Baca juga:  HUT Ke-58 BPJS Kesehatan: JKN Lindungi 285 Juta Penduduk, Keberlanjutan Program Jadi Tantangan

“Pelayanan dokter dan perawat sangat baik dan tidak ada perbedaan perlakuan sebagai peserta JKN. Semua biaya, termasuk obat dan kontrol lanjutan, ditanggung BPJS Kesehatan. Kami sangat bersyukur karena persalinan berjalan lancar dan bayi lahir sehat,” katanya.

Saat waktu persalinan tiba, Ayu dirujuk ke RS AL dr Azhar Zahir Manokwari untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut. Dia menegaskan seluruh proses administrasi di rumah sakit rujukan tersebut berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Baca juga:  BPJS-KPU-Dinkes Mansel Teken Komitmen, Petugas KPPS dapat Perlindungan JKN

“Saya sering menggunakan Aplikasi Mobile JKN untuk mengambil antrean dari rumah. Ini sangat efisien, terutama ketika harus membawa anak, sehingga tidak perlu menunggu lama di fasilitas kesehatan,” ungkapnya.

Ibu muda ini juga memuji kecanggihan teknologi BPJS Kesehatan yang memudahkan pasien dalam pendaftaran daring. Penggunaan aplikasi tersebut dianggap sangat membantu ibu rumah tangga dalam mengatur waktu kunjungan ke rumah sakit.

Baca juga:  Momen HUT PGRI di Manokwari, Wabup Edi Bicara Peran Guru

“Jangan ragu memanfaatkan Program JKN karena manfaatnya sangat besar. Saya berharap kualitas layanan terus ditingkatkan agar semakin optimal bagi masyarakat,” tutupnya.

Kehadiran program JKN dinilai Ayu sangat krusial bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi agar tetap bisa mengakses layanan kesehatan berkualitas. Ia berharap program perlindungan kesehatan menyeluruh ini dapat terus dipertahankan demi kesejahteraan masyarakat luas. (LP14/red)

 

 

Latest articles

BKMT Papua Barat Temui Manajemen PELNI di Jakarta, Siapkan Rencana Kerja...

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Pengurus Wilayah (PW) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat menemui manajemen PT PELNI (Persero) untuk membahas rencana kerja sama edukasi...

More like this

Pengacara Minta Polisi Terdakwa Pemerkosaan di Manokwari Dibebaskan, Sebut Tuduhan Tanpa Bukti Sah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Penasihat hukum meminta majelis hakim membebaskan MA, polisi yang menjadi terdakwa...

Papua Mulai Berperan dalam Kepemimpinan Politik Nasional

FAKFAK, linkpapua.id- Papua mulai menunjukkan peran dalam kepemimpinan politik nasional melalui munculnya sejumlah figur yang...

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Kodim 1801/Manokwari Bersihkan Kali Sahara

MANOKWARI, Linkpapua.id— Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI),...