DPRD Manokwari Target 3 Hari Bahas APBD Perubahan

Published on

MANOKWARI- Pjs bupati Manokwari Robert.R.A. Rumbekwan menyerahkan Rancangan APBD-P 2020 dalam rapat paripurna DPRD Manokwari massa sidang III, Kamis (8/10/20).

Rapat paripurna dipimpin oleh ketua DPRD Manokwari Yustus Dowansiba. Dalam penyampaian pembukaan, ketua DPRD Manokwari menyebutkan penyusunan RAPBD-P harus berdasarkan prinsip anggaran yang berbasis kinerja dan kemandirian yang efisien dan prioritas.

“Penyusunan RAPBD disesuaikan dengan program jangka menengah. Oleh karena itu harus dibahas teliti dan detail. Pada dasarnya APBD-P jadi tolak ukur penggunaan anggaran. Seperti diketahui kita sedang menghadapi bencana non alam yaitu pandemi covid-19 sehingga pemda melakukan pergeseran anggaran sesuai atura dari pemerintah pusat untuk menghadapi bencana. Rancangan yang diajukan memperhatikan skala prioritas agar teraeah dan tepat sasaran,”ujar ketua DPRD Manokwari.

Baca juga:  Pemkab Manokwari Ambil Langkah Serius Atasi Harga Minyak Tanah yang Tak Wajar

Sementara itu dalam pidato pjs bupati Manokwari, Robert.R.A. Rumbekwan memaparkan secara keseluruhan anggaran pendapatan mengalami perubahan akibat pandemi covid-19 dengan adanya refocusing dibidang pendapatan, belanja dan pembiayaan. Perubahan dilakukan dalam kondisi keuangan tidak stabil.

Baca juga:  3 Pentolan NRWPNG yang Kibarkan Bintang Kejora di Manokwari jadi Tersangka Dugaan Makar

“Pendapatan daerah semula Rp.1.397.664.709.736, menjadi Rp.304.623.126.150. Anggaran belanja semula Rp.1.456.216.529.216 menjadi Rp.1.370.389.092.177. Dari hasil perhitungan perubahan pendapatan belanja maupun pembiayaan daerah disimpulkan terdapat selisih yang merupakan defisit sebesar Rp.65.765.966.027,”urai bupati.

Dari sisi penerimaan pembiayaan semula sebesar Rp.66.101.819.480 menjadi Rp.112.265.966.027. Sedangkan pengeluaran pembiayaan dari Rp.7.550.000.000. Itu berarti ada peningkatan Rp.38.950.000.000.

Baca juga:  Tuntut Perpanjangan Masa Jabatan Gubernur PB, Massa Blokade Jalan di Manokwari

Usai penyerahan RAPBD-P 2020, wakil ketua DPRD Manokwari Norman Tambunan mengatakan pembahasan akan dilakukan dalam 3 hari kedepan.

“Pembahasan akan dilakukan selama 2 atau 3 hari kedepan. Mengingat waktu yang terbatas juga karena sebenarnya ini sudah lewat juga. Ini demi kepentingan masyarakat ditambah beberapa kejadian juga menyebabkan terlambat sampai sekarang ini,”tambahnya. (LPB3/red).

Latest articles

MUI: Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval agustusan, hukumnya haram dalam syariat Islam. MUI...

More like this

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi Dugaan Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut...

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari...

Festival Kopi Manokwari Diharapkan Dongkrak Perekonomian dan Promosi Produk Lokal

MANOKWARI, Linkpapua.id– Festival Kopi yang digelar Komunitas Kopi Manokwari mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten...