26.1 C
Manokwari
Minggu, Maret 29, 2026
26.1 C
Manokwari
More

    Flobamora Papua Barat Desak Polisi Tuntaskan Kasus Tabrak Lari Manokwari

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Perkumpulan Flores, Sumba, Timor, dan Alor (Flobamora) Papua Barat mendesak kepolisian segera menuntaskan kasus tabrak lari yang menewaskan Marvel Audrei Rumbin di Manokwari. Desakan itu disampaikan menyusul lambannya penanganan kasus yang telah berjalan lebih dari 40 hari tanpa kepastian hukum.

    “Sejak awal kami sudah melakukan mediasi dengan pihak kepolisian dan masyarakat. Tetapi, sampai hari ke-41 ini belum ada titik terang dari kepolisian. Inilah yang membuat keluarga korban kecewa dan akhirnya melakukan aksi pemalangan di lampu merah Makalow,” ujar Ketua Perkumpulan Flobamora Papua Barat, Clinton C Tallo, saat ditemui di lokasi aksi, perempatan lampu merah Makalow, Senin (22/12/2025).

    Baca juga:  Kapolresta Manokwari Akui Kasus Tabrak Lari Marvel Rumbi Sulit Diungkap, Janji Tanggung Jawab

    Clinton menyebut pihaknya telah berupaya menempuh jalur mediasi sejak awal kejadian. Namun, tidak adanya perkembangan signifikan dari aparat penegak hukum membuat keluarga korban kembali turun ke jalan.

    “Sebagai ketua Perkumpulan Flobamora sekaligus keluarga korban, saya tidak bisa lagi melakukan mediasi dengan pihak keluarga. Ini adalah ekspresi kekecewaan mereka karena keadilan belum ditegakkan,” katanya.

    Baca juga:  Cuti Kampanye, Hermus Serahkan Tongkat Pemerintahan Sementara ke Edi Budoyo

    Dia menegaskan aksi pemalangan yang dilakukan keluarga korban bukan untuk mencari konflik. Aksi tersebut disebut murni sebagai bentuk kekecewaan atas belum adanya kejelasan hukum.

    “Kami tidak bisa mentolerir ini karena menyangkut nyawa manusia. Keluarga hanya ingin kepastian hukum. Karena itu kami menunggu keterangan resmi dari Kapolres atau Kapolda,” ucapnya.

    Clinton mengungkapkan pihaknya telah meminta keluarga korban membuka palang jalan demi menjaga ketertiban umum. Namun, permintaan tersebut ditolak karena keluarga menilai aparat belum menunjukkan tanggung jawab yang jelas.

    Baca juga:  TP PKK Manokwari Santuni Anak Yatim, Bupati Hermus Gaungkan Semangat Moderasi Beragama

    “Saya sudah meminta agar palang dibuka, tetapi keluarga menolak. Mereka menilai belum ada kejelasan dan tanggung jawab dari aparat,” sebutnya.

    Aksi pemalangan jalan tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di perempatan lampu merah Makalow terganggu. Aparat kepolisian terlihat melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di lokasi aksi. (LP14/red)

    Latest articles

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat periode lima tahun ke depan mulai memanas....

    More like this

    Polisi Buru 7 DPO Pembunuh Warga-Nakes di Tambrauw, Ini Identitas Pelakunya

    SORONG, LinkPapua.id - Aparat Polda Papua Barat Daya menetapkan tujuh orang sebagai daftar pencarian...

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan, ‎Pemkab Manokwari Resmikan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari Hermus Indou meresmikan pembangunan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri pada...

    Musda II PWKI Papua Barat, Bupati Manokwari Tekankan Peran Perempuan dalam Pembangunan

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou bersama sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi...