Gelar Sosialisasi, Bawaslu Manokwari Dorong Partisipasi Pemilih Pemula  

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Manokwari menggelar sosialisasi sadar hukum bagi pemilih pemula di Swiss-belhotel, Kamis (31/10/2024). Sosialisasi ini dalam rangka mendorong peningkatan partisipasi pemilih di pilkada mendatang.

Kasubag Administrasi Bawaslu Manokwari Bernard Menanti melaporkan bahwa sosialisasi melibatkan 50 peserta mulai dari pelajar SMA, SMK, kader pengawasan dan perguruan tinggi. Sosialisasi menghadirkan dua narasumber yakni dari KPU dan Kejaksaan Negeri Manokwari.

Bernard menjelaskan, pemilih pemula memiliki peran penting di Pilkada 2024. Sebab jumlah pemilih pemula sangat signifikan dan akan menentukan kualitas pilkada.

Baca juga:  Koramil 1806-04/Distrik Wamesa Bantu Pengentasan Buta Aksara di Daerah 3T

“Karenanya pemilih pemula harus didorong partisipasinya. Agar pilkada bisa menghasilkan pilkada berkualitas,” jelasnya,

Menurut Bernard, dalam pengawasan partisipatif terdapat 6 program. Yakni pendidikan pengawas partisipatif, forum warga pengawas partisipatif, pojok pengawasan, bekerja sama dengan perguruan tinggi kampung pengawasan partisipatif dan komunitas digital pengawasan partisipatif.

“Sehingga sosialisasi ini masuk dalam program pengawasan partisipatif. Karena pelaksanaan pengawasan pemilihan kepala daerah 2024 tidak terlepas dari kita semua peserta dan pengawas pemilu,” ujarnya.

Baca juga:  Polisi Kejar 4 DPO Penembakan Pos Satgas Yonif 407/PK Teluk Bintuni

Sementara Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipatif Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2H), Yustinus Yosep Maturan mengatakan bahwa partisipasi peserta dalam pemilihan kepada daerah 27 November mendatang sangat penting. Dikatakan bahwa semakin banyak partisipasi masyarakat maka keberhasilan demokrasi akan tercapai.

“Maka bagi yang sudah memiliki hak pilih dan terdaftar dalam DPT harus memilih pada saat pemilihan 27 November,” katanya.

Dilaporkan bahwa partisipasi masyarakat kabupaten Manokwari dalam pemilu yang lalu meningkat. Maka partisipasi masyarakat ini perlu dijaga dan terus ditingkatkan sebagai bentuk keberhasilan demokrasi.

Baca juga:  Tatap DPR RI, Caleg Demokrat Arifin: Saya Wakafkan Diri untuk Rakyat

Menurut Yustinus, Bawaslu, KPU beserta seluruh stakeholder berkomitmen mewujudkan pemilihan kepala daerah yang jujur, adil, transparan dan berkualitas.

Sementara itu dalam materinya, Christine Ruth Rumkabu menjelaskan tentang kebijakan kampanye pilkada serentak. Ia berbicara soal teknis pelaksana pengawasan pemilu dan peran pemilih pemula.

I Nengah Ardika dari pihak kejaksaan memaparkan materi mengenai netralitas ASN dan tindak pidana pemulikada. Dijelaskan pula hukum dan aturan yang berlaku bagi pemilih yang melanggar aturan. (LP14/red)

Latest articles

Bupati Hermus Teken MoU dengan Kejari Manokwari, Kawal Pembangunan dan Aset...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari memperkuat komitmennya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan taat hukum melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Negeri...

More like this

Bupati Hermus Teken MoU dengan Kejari Manokwari, Kawal Pembangunan dan Aset Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari memperkuat komitmennya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan...

DPP NasDem Pastikan Romelus Tetap Pimpin DPD Teluk Bintuni

MANOKWARI, Linkpapua.id – Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Teluk Bintuni, Romelus Tatuta menegaskan bahwa...

Pemkab Fakfak Kembali Raih Opini WTP, Bupati: Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Fakfak kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil...