Gerakan 1.000 Lilin Flobamora, Doa Buat NTT

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Ratusan kader angkatan Muda Ikatan Keluarga Flobamora Nusa Tenggara Timur (IKF – NTT) Provinsi Papua Barat, menggelar aksi doa bersama dan bakar 1.000 lilin untuk korban bencana banjir bandang, angin kencang dan tanah longsor NTT, Sabtu (17/4/2021) di Gereja Santo Agustinus Manokwari.

Ketua Flobamora Papua Barat, Clinton Tallo menyampaikan, ungkapan bela sungkawa kepada seluruh masyarakat di NTT atas bencana alam yang terjadi. Selain itu, Ia juga berterimakasih kepada seluruh masyarakat maupun pemerintahan di Papua Barat yang telah bersedia (suka rela) membantu korban bencana alam NTT.

Baca juga:  58 Peserta Lomba Tari Yospan Semarakkan HUT Bhayangkara di Manokwari

“Berharap yang terbaik untuk seluruh masyarakat NTT, semoga dikuatkan. Kami di sini (Papua Barat) terus memanjatkan doa, dan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu para korban,” kata Clinton dalam ungkapan berbela sungkawanya, usai peribadatan berlangsung.

Sementara itu, Bupati Manokwari, Hermus Indou mengatakan, pihaknya sedang mengupayakan bantuan untuk didonasikan kepada para korban bencana di NTT. Bantuan yang dihimpun berasal dari para pengusaha, pemerintahan daerah, serta masyarakat yang dikumpulkan di BPBD Papua Barat.

Baca juga:  2.111 Orang Lolos Seleksi Bintara Polri Papua Barat, Kapolda: Buah Kerja Keras

“Dalam waktu dekat bantuan itu akan dikirimkan ke NTT. Sementara ini kami sedang menghimpun bantuan dari berbagai pihak untuk didonasikan. Bantun bukan kami kirim, tetapi diantar langsung ke NTT,” kata Indou.

Dalam kegiatan gerakan 1.000 lilin itu, peribadatan dipandu Pendeta Sherly Parinussa dan Paroki dari Keuskupan Manokwari. Ibadah bersama yang diikuti oleh ratusan kader, simpatisan pemerhati kemanusiaan itu, diikuti juga oleh perwakilan Gubernur Papua Barat, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan.

Baca juga:  Terbengkalai 8 Tahun, Dispora Papua Barat Ajukan Rp38 M Bangun Kembali PPLP Bakaro

Provinsi NTT telah dilanda bencana alam dampak siklon tropis seroja sejak awal April 2021. Badai seroja itu mengakibatkan bencana alam yang menghantam 10 wilayah diprovinsi itu. Informasi terkini, sebanyak 126.459 rumah warga dan fasilitas umum mengalami rusak berat. Sementara, ribuan orang mengungsi dan 177 diantaranya dinyatakan meninggal dunia. (LP7/Red)

Latest articles

Ke Tiongkok, Pemprov Papua Barat Jajaki Investasi Energi Terbarukan Bersama Conch...

0
WUHU, LinkPapua.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menjajaki penguatan kerja sama investasi hijau dan pengembangan energi terbarukan bersama Conch Group. Pertemuan bilateral ini...

More like this

Bupati Manokwari: Kurban Jadi Wujud Kepedulian dan Kebersamaan Antarumat

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari menyerahkan sebanyak 92 ekor sapi kurban kepada masyarakat dalam rangka...

PELNI Siapkan 7 Kapal Angkut 6.000 Peserta Pesparawi 2026 Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Manokwari menyiapkan 4 armada kapal...

27 Titik Salat Iduladha di Manokwari, Polisi Siapkan Pengamanan

MANOKWARI, LinkPapua.id - Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Manokwari, Papua Barat, menyiapkan 27...