26 C
Manokwari
Sabtu, Maret 7, 2026
26 C
Manokwari
More

    Gubernur Papua Barat Temui Mendag di Jakarta, Bahas Percepatan Ekonomi Daerah

    Published on

    JAKARTA, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyambangi Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso di Jakarta untuk mempercepat pemulihan ekonomi di wilayahnya. Dia membawa usulan pembangunan infrastruktur perdagangan guna mendongkrak daya beli masyarakat Papua Barat.

    “Pertemuan bertujuan menyampaikan sejumlah usulan pembangunan dan pengembangan sarana serta prasarana perdagangan di wilayah Papua Barat kepada Kementerian Perdagangan,” ujar Dominggus dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).

    Dominggus menilai penguatan pasar rakyat merupakan langkah nyata dalam menyejahterakan warga di daerah. Strategi ini diambil agar pertumbuhan ekonomi menyentuh seluruh lapisan masyarakat secara adil.

    Baca juga:  Papua Barat Terima Penghargaan Penurunan Stunting dari Kemendagri

    “Pembangunan sektor perdagangan di Papua Barat diarahkan untuk meningkatkan daya saing ekonomi lokal, memperkuat sistem distribusi barang, membuka lapangan kerja, serta memperluas peluang usaha bagi masyarakat, khususnya orang asli Papua (OAP),” tuturnya.

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyodorkan rincian program kerja yang menyasar revitalisasi pasar di berbagai kabupaten. Pihaknya juga menekankan pentingnya gudang distribusi untuk menjaga stok pangan tetap aman.

    Baca juga:  Vaksinasi Papua Barat Capai 54 Persen, Masih Kejar Herd Immunity

    “Pemerintah Provinsi Papua Barat mengusulkan sejumlah program strategis, di antaranya pembangunan dan revitalisasi pasar rakyat di beberapa kabupaten, pengembangan pasar tematik berbasis potensi unggulan daerah, peningkatan kualitas sarana pendukung perdagangan yang sehat dan tertata, serta pembangunan gudang distribusi provinsi guna mendukung kelancaran distribusi barang dan menjaga stabilitas harga,” beber Dominggus.

    Keberadaan pasar rakyat yang layak dianggap sebagai kunci utama dalam pemberdayaan pelaku UMKM lokal. Fasilitas tersebut sekaligus menjadi alat kendali pemerintah untuk memantau fluktuasi harga di pasar.

    Baca juga:  Juli, Program Asimilasi Covid - 19 Berakhir

    Namun, fasilitas perdagangan di sejumlah wilayah Papua Barat saat ini dilaporkan masih jauh dari kata layak. Buruknya sanitasi hingga tata kelola pasar yang semrawut menjadi hambatan yang harus segera diberesi.

    Dukungan pendanaan dari APBN sangat diharapkan agar pembenahan infrastruktur ini bisa berjalan lebih cepat. Sinergi pusat dan daerah ini ditargetkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di tanah Papua (LP14/red)

    Latest articles

    Bupati Manibuy Berikan Bantuan Untuk Masjid di Babo Saat Safari Ramadan

    0
    TELUK BINTUNI,LinkPapua.id-Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy bersama sejumlah kepala OPD dan Kepala Bagian, melakukan safari Ramadhan 1447 Hijriyah ke Distrik Babo, Jumat (6/3/2026).Dalam kesempatan...

    More like this

    Imam Muslih Gelar Reses, Infrastruktur jadi Aspirasi Warga Rendani Atas

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Anggota DPR Papua Barat Imam Muslih menggelar Reses I tahun 2026 di...

    Polisi Bongkar Penyelewengan 3,9 Ton Solar Subsidi di Manokwari, 1 Orang Jadi Tersangka

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Polda Papua Barat membongkar praktik penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi...

    Awali Safari Ramadan di Manokwari, Golkar Papua Barat Santuni Anak Yatim dan Terima Aspirasi Masyarakat

    MANOKWARI, Linkpapua.id- DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Papua Barat mengawali Safari Ramadannya di Manokwari....