Gubernur sampaikan RAPBD-P 2020

Published on

Manokwari,Linkpapuabarat.com – DPR Papua Barat, Rabu (21/10/2020) menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan RAPBD-P 2020 yang dipimpin oleh wakil ketua DPR Papua Barat, Saleh Siknun.

Dalam pernyataan pembukaan, Saleh Siknun mengungkapkan dalam APBD-P terdapat landasan hukum tentang pedoman keuangan daerah. Ini terjadi jika sumber pendapatan tidak sesuai pelaksanaan sehingga kepala daerah memformulasikannya.

“ Hal-hal yang menyebabkan perubahan harus dijelaskan asumsi dengan kebijakan umum. Ini harus diserahkan dipertengahan bulan Juni untuk dilakukan pembahasan dan paling lambat akhir Juli sudah ada penetapan. Proses menjalani keterlambatan karena kondisi saat ini berada pada pandemic COvid-19. Haru mengutamakan Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,”ungkap Siknun.

Baca juga:  Jenderal Dudung Harap Bintara Otsus Jadi Motivator Pembangunan di Papua

Sementara itu dalam nota pengantar RAPBD-P 2020, wakil gubernur Mohamad Lakotani menyampaikan terdapat perubahan atau pergeseran yang mau tidak mau harus disesuaikan. Selain itu adanya perubahan pendapatan sehingga baik pendapatan maupun belanja perlu mengalami perubahan.

Baca juga:  DPA APBD Papua Barat 2021 akan Diserahkan ke OPD  Pekan Ini

“Pendapatan induk sebelum perubahan sebesar Rp. 9.120.609.473.505 mengalami perubahan Rp. 7.766.271.305.673. Dengan uraian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp. 369.466.348.262, dana perimbangan Rp. 3.375.650.756.811 serta lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp. 4.021.154.200.600,”jelasnya.

Untuk belanja daerah pada APBD induk sebesar Rp.9.371.589.357.504, mengalami perubahan menjadi sebesar Rp. 10.817.417.624.447. Belanja daerah diuraikan yaitu belanja tidak langsung sebesar Rp. 7.403.119.895.573, belanja langsung Rp. 3.414.297.728.874. Untuk pembiayaan sebesar Rp. 3.051.146.318.774.

Baca juga:  Hari ini, DPR PB Resmi Ajukan 3 Nama Calon Pj Gubernur ke Kemendagri

Pembiayaan netto sebesar Rp. 3051.146.318.774 sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan nihil. Sesuai dengan jadwal, sore ini akan disampaikan pandangan umum fraksi-fraksi DPR Papua Barat atas penjelasan gubernur terhadap RAPBD-P tahun anggaran 2020. (LPB3/red)

Latest articles

DPRK Manokwari Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pelayanan Publik

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari mulai membahas Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) serta Prioritas dan Plafon...

More like this

BKMT Papua Barat Temui Manajemen PELNI di Jakarta, Siapkan Rencana Kerja Sama Edukasi

JAKARTA, LinkPapua.id – Pengurus Wilayah (PW) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat menemui...

Ketua BKMT Papua Barat Novia Utami Audiensi dengan Menag, Serahkan Proposal Sekretariat

JAKARTA, LinkPapua.id – Ketua Umum PW Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat Novia...

Papua Mulai Berperan dalam Kepemimpinan Politik Nasional

FAKFAK, linkpapua.id- Papua mulai menunjukkan peran dalam kepemimpinan politik nasional melalui munculnya sejumlah figur yang...