23.6 C
Manokwari
Selasa, Februari 10, 2026
23.6 C
Manokwari
More

    Harga Komoditas di Pasar Wosi Manokwari: Cabai Turun, Beras Masih Tinggi

    Published on

    MANOKWARI, linkpapua.com- Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Wosi, Manokwari masih fluktuatif memasuki pekan kedua Ramadan. Harga beras terbilang masih tinggi, sementara cabai mulai turun dalam beberapa pekan terakhir.

    “Harga masih normal. Kalau cabai turun, tomat sama bawang naik tapi tak seberapa,” ujar salah satu pedagang Pasar Wosi, Murinah kepada Linkpapua, Selasa (26/3/2024).

    Menurut Murinah, harga-harga komoditas masih naik turun (fluktuatif). Kenaikan terjadi pada beberapa bahan dapur seperti bawang merah dan bawang putih serta tomat.

    Baca juga:  Hermus Indou: Lokasi Kebakaran Pasar Wosi Akan Ditertibkan dari Bangunan Liar

    Ia memperkirakan harga masih bisa naik menjelang Lebaran Idul Fitri. Terutama pada komoditas pokok seperti beras, minyak goreng dan bumbu dapur.

    “Sekarang ada kenaikan tetapi tidak terlalu tinggi. Malah tidak setinggi tahun lalu. Tahun lalu kan pas masuk Ramadan harga naik sekali,” tuturnya.

    Murinah justru mengeluhkan turunnya harga cabai memasuki Ramadan.

    “Cabai malah sekarang turun sekali. Pedagang mengeluh semua cabai murah,” ujarnya.

    Baca juga:  ARUS Diserang Isu OAP, Yewen: Setop SARA, Kita Tarung Visi-Misi

    Sementara itu, Ardo, pedagang Pasar Wosi lainnya mengatakan, harga sembako khususnya beras, minyak goreng, dan gula masih terbilang normal. Menurut Ardo, tak ada kenaikan signifikan pada kebutuhan pokok ini.

    “Harga beras kan memang naik sejak sebelum Ramadan. Sekarang masih tinggi,” ucapnya.

    Ia menambahkan, sudah terjadi kenaikan harga beras pada bulan-bulan sebelumnya sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Sehingga jika diakumulasi memang terjadi kenaikan cukup mencolok.

    Baca juga:  Warga Segel Pasar Wosi Manokwari, Aktivitas Perdagangan Lumpuh

    “Karena tingginya harga beras pembeli juga agak sepi. Orang kalau beli beras jumlahnya dikurangi. Beda dengan duku-dulu” katanya.

    Ardo berharap, kenaikan tidak terjadi lagi menjelang Idul Fitri. Sebab kata dia imbasnya bisa menurunkan minat beli masyarakat.

    “Harapannya kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat semoga pemerintah dapat mengatasi keluhan masyarakat terhadap kenaikan harga kebutuhan sembako khususnya beras yang menjadi kebutuhan utama masyarakat luas pada umumnya,” tuturnya. (LP13/red)

    Latest articles

    Jaga Uang Rakyat, Anggota DPRP PB Minta KPK Pelototi APBD Sejak...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota DPRP Papua Barat Aloysius P Siep meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi ketat perencanaan APBD 2026 demi menjaga uang rakyat....

    More like this

    Jaga Uang Rakyat, Anggota DPRP PB Minta KPK Pelototi APBD Sejak Awal

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota DPRP Papua Barat Aloysius P Siep meminta Komisi Pemberantasan Korupsi...

    Polda Papua Barat Tekankan Keselamatan Berlalu Lintas

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Polda Papua Barat melaksanakan Operasi Keselamatan di jalan Yos sudarso. Manokwari sebagai upaya...

    SK Terbit, Pelantikan Waka III DPRP Papua Barat Tunggu Agenda Gubernur

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Surat keputusan (SK) pelantikan Wakil Ketua (Waka) III DPRP Papua Barat...